Ayu Dyah Pasha: Batik Itu "Soulmate" Saya

Kompas.com - 03/10/2014, 11:40 WIB
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com –- Bagi artis peran Ayu Dyah Pasha (50), batik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupannya alias soulmate atau belahan jiwa.

Ayu mengaku sudah "bergaul" dengan batik sejak ia masih kecil. Betapa tidak, keluarga besarnya dekat dengan batik. Delapan saudara kandung ibunya merupakan pembatik.

"Batik itu adalah filosofi kehidupan, karena dari kecil saya sudah digendong orangtua saya pakai batik, dibedong itu juga pakai batik, ketika tidur, selimutan, pakai batik," tutur Ayu.

"Itu rasanya sudah jadi bagian kehidupan yang tidak bisa dipisahkan. Jadi, batik itu adalah soulmate saya," tekannya.

Ayu, yang Ketua Ikatan Pecinta Batik Nusantara (IPBN), berusaha mengenalkan batik kepada sebanyak mungkin orang lain. Dengan bantuan kedua anaknya, Narenda dan Nabil, ia mengenalkan batik kepada kaum muda.

"Saya punya dua anak laki-laki, yang pertama sudah 23 tahun, yang kedua 17 tahun. Mereka juga di dunia entertainment. Narendra sekarang jadi penyiar radio swasta dan pernah juga jadi penyiar TV, seringkali juga mengenakan batik dalam kesempatan sehari-harinya," cerita Ayu di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Dan, anak saya yang kedua, Nabil, yang akan meluncurkan single-nya, sering kali juga main band dengan grup Lights On-nya dengan mengenakan batik," sambung penyelenggara kontes Putra-Putri Batik Nusantara 2014 ini.

"Pada orang-orang dekat, biasanya memang mempengaruhi dulu. Jadi, misalnya sahabat-sahabat yang tadinya lebih suka pakai brand luar, mereka merasa keren dengan brand luar, terus ngeliatin saya lebih sering mengenakan batik. Memang, tidak setiap hari, tapi lebih sering dalam keseharian mengenakan batik. Mereka tuh ngelihat, terinspirasi, terus mulai saya ajak-ajak lihat batik. Akhirnya mereka sekarang mulai menggunakan batik," kisahnya.

"Terus juga dipengaruhi oleh, 'Ini lho ada tas keren dari batik, ada sepatu yang keren dari batik.’ Memang tujuannya agar mereka bangga pada produk Indonesia, mengutamakan produk Indonesia lebih dulu daripada brand luar," imbuhnya. (Benedictus Gemilang Adinda)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.