Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Van Java dan Keenan Nasution Bertemu di "K-Akustik" Sore Ini

Kompas.com - 04/12/2014, 12:42 WIB
|
EditorAti Kamil

Namun, sekali lagi, formasi itu tak bertahan lama. Akhirnya, Van Java memilih Brenda sebagai vokalis terkini mereka.

"Sesudah itu, di 2010 vokalis cowok itu diganti sama Brenda," terang Peter.

Bersama Brenda, Van Java ngebut berkarya untuk melahirkan single pertama mereka pada 2010. Musik progresif-metal yang semula mereka usung pun mereka ganti dengan musik progresif jazz seperti yang mereka mainkan sampai saat ini.

"Jadi, setelah 2010 itu, musiknya kami kurangi kerasnya. Kami bikin musik lebih efisien dan untuk pedewasaan musiknya kami masukkan unsur jazz," jelas Biondi.

"Kami rilis single 'Dream' terus 'Eternal Dream' di 2010, konsep baru yang seperti sekarang ini," tambah Biondi.

Dengan musik progresif-jazz dan vokalis perempuan, pada 2012 Van Java diajak ambil bagian dalam album kompilasi musik progresif Indonesia Maharddhika, yang dibikin karena terinsiprasi oleh lagu "Indonesia Maharddhika" karya Guruh Soekarnoputra dan Roni Harahap dalam album Guruh Gipsy (1976).

"Si Papa (Mohamad Kadri, satu dari tiga produser album Indonesia Maharddhika) ngajakin untuk bikin album kompilasi Indonesia Maharddhika, yang lagu-lagunya berhubungan dengan Indonesia. Dari situ kami panik, sedikit bergetar, karena diminta bikin lagu," kenang Broto lagi.

Tantangan itu dijawab oleh Van Java dengan menyuguhkan lagu "Prophecy of Jayabaya" untuk mengisi album Indonesia Maharddhika.

"Van Java liriknya cenderung gelap, akhirnya kepikiran ramalan Jayabaya. Kami juga masukkan beberapa bait dari ramalan Jayabaya di lagunya, lalu kami bahasa Inggriskan, kemudian sepenggal lirik bahasa aslinya juga kami masukkan," jelas Peter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+