Livi Zheng, Petarung di Hollywood

Kompas.com - 09/01/2015, 15:07 WIB
EditorAti Kamil

"Namun, dari awal passion saya di film. Saat sekolah ekonomi, saya juga mengambil kursus film dan banyak membantu di set/lokasi film. Saya kemudian sadar, karier di film itu enggak bisa part-time. Saya harus memilih, melanjutkan di bidang ekonomi atau ke film. Saya memutuskan film," ujarnya penuh keyakinan.

Livi lantas mengambil master tentang produksi film di University of Southern California (USC).

"Saya pilih USC karena dosen-dosen USC sangat berpengalaman di Hollywood. Fasilitas sekolahnya sangat bagus, menyerupai sistem studio film besar di Hollywood pada umumnya,” katanya.

Livi menyebut, alumni USC yang berkiprah di dunia film antara lain George Lucas, sutradara Star Wars; Robert Zemeckis, sutradara Forest Gump; dan Brian Grazer, produser yang memenangi Piala Oscar melalui film A Beautiful Mind.

Punya masa depan cerah di Hollywood dan kini tinggal di AS, Livi tidak berniat beralih kewarganegaraan.

"Berkarya, berkarier, dan cari uang boleh di AS, tetapi kewarganegaraan saya akan tetap: Indonesia," ujar Livi yang bangga dengan identitasnya sebagai orang Jawa Timur.

Kecintaannya pada Indonesia dan kebanggaannya pada Jawa Timur tecermin dari kesulitannya lepas dari masakan Indonesia. Rawon adalah salah satunya. Karena itu, ketika ibunya mengunjunginya di AS, beragam bumbu makanan kegemarannya, termasuk rawon, dibawa serta.

"Ada stok untuk sebulan yang saya simpan di kulkas," ucap Livi yang gemar makan.

Karena gemarnya makan dan beberapa bulan terakhir keliling ke banyak negara untuk promosi film, termasuk Indonesia, berat badannya naik drastis.

"Ada 13 kilogram naiknya. Ini baru saya turunkan 2 kilogram," ujarnya santai sambil tertawa.

Namun, ketika mengetahui wawancara akan disertai pemotretan, Livi panik juga mencari cermin di toilet kafe.

"Saya tidak sisiran dan tanpa make-up, ha-ha-ha," katanya.

Seusai difoto, hasil foto ingin segera dia lihat. Livi hendak memastikan penampakan pipinya. Perempuan di mana-mana sama saja. (Wisnu Nugroho)
—————————————————————————
Livi Zheng
Lahir: Blitar, 3 April 1989
Pendidikan:
- SMP Pelita Harapan, Banten
- Western Academy of Beijing
- Beijing’s Shi Cha Hai Sports School
- University of Washington- Seattle (Ekonomi)
- University of Southern California (Produksi Film)
Film:
- The Empire's Throne (Produser, Artis: 2013)
- Laksamana Cheng Ho (Produser, Stunt, Artis: 2008)
- Brush With Danger (Sutradara, Produser, Artis: 2014)
- President of the Asian American Cinema Association.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X