Andien: Pernikahan Kami Koboi Banget

Kompas.com - 02/05/2015, 20:11 WIB
Pasangan Andien dan Irfan Wahyudi diabadikan sebelum resepsi pernikahan mereka, di Galeri Seni Kuntskring, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2015). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGPasangan Andien dan Irfan Wahyudi diabadikan sebelum resepsi pernikahan mereka, di Galeri Seni Kuntskring, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2015).
|
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com -- "Pernikahan kami koboi banget," begitu vokalis Andien Aisyah (29) mendeskripsikan akad pernikahannya dengan Irfan Wahyudi (38) yang digelar di tengah hutan pinus Lembang, Bandung, Senin 27 April 2015 lalu.

Andien bercerita, konsep akad nikah di ruang terbuka itu datang darinya. Untuk mendapatkan lokasi alam dengan hutan dan latar pegunungan, Andien dan Irfan harus mengunjungi lima hutan di kawasan Bandung.

Awalnya keduanya tertarik menggelar pernikahan di Tangkuban Perahu. Namun, karena di sana tak ada aliran listrik dan tempat ganti pakaian, akhirnya mereka memutuskan memilih lokasi mengikat janji sehidup-semati di hutan pinus.

"Ini pernikahan enggak lazim bisa dibilang. Konsep itu datang dari aku. Mas Ippe (biasa Irfan disapa) cuma bilang, 'Oh ya juga ya'. Aku tadinya enggak tahu di hutan bisa selenggarakan pernikahan. Saya pengin sebenernya belakangnya gunung. Sampai akhirnya dapat yang di Pine Forest, padahal tempat camping," cerita Andien.

"Orangnya (pengelola tempat) bingung pas aku bilang pengin nikah. Kami pengin konsep raw wedding yang masih mentah," lanjutnya.

Uniknya lagi, tak ada bunga dalam dekorasi acara akad nikah Andien dan Irfan. Sebelumnya, Andien berpesan kepada para tamu undangan untuk tak mengenakan aksesori berupa bunga. Alasannya, ia ingin pernikahannya benar-benar menyatu dengan alam. "Menurut aku kayu juga cantik. Aku enggak mau ada mawar emang dalam pernikahan. Tapi aku nikah sebenernya enggak mau terlihat cantik. Kita berdua orangnya koboi banget," ucap Andien.

Soal makanan yang disajikan di akad nikah, keduanya memilih tak menyewa jasa boga. Andien dan Irfan ingin makanan rumahan dan akhirnya meminta ibu rekan mereka untuk membuatkan sajian pernikahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aku bilang ke Mas Ippe pengin makanan yang rasa rumahan. Sampai akhirnya kami mesen ke ibu temen kami," ucap Andien.

"Seru deh pokoknya. Kecantikannya bisa diliat dari kacamata lain," tambahnya. "Konsepnya PR (pekerjaan pumah) banget," timpal Irfan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.