Krisdayanti Ungkap Lagu yang Mengantarnya Menjadi Diva

Kompas.com - 05/05/2015, 19:13 WIB
Aksi panggung diva pop Indonesia, Krisdayanti di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (3/5/2015). TRIBUNNEWS.com/ACHMAD RAFIQAksi panggung diva pop Indonesia, Krisdayanti di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (3/5/2015).
|
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com -- Banyak sajian spesial yang diberikan vokalis pop Krisdayanti (40) dalam konser tunggal ketiganya, Traya, yang digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, Minggu (3/5/2015) lalu. Dalam kesempatan ini, sang diva tak lupa mengungkap sebuah lagu yang mengantarnya menjadi penyanyi kenamaan di Tanah Air.

"Saya terlahir dari kompetisi Asia Bagus, tentu setelah lahir dari rahim ibu saya. Lagu 'Learning from Love' di tahun 1992 mengantarkan saya menjuarai Grand Champion Asia Bagus," cerita Krisdayanti usai menyanyikan "Pengabdian Cinta".

Ibu empat anak ini berterima kasih kepada pencipta lagu "Learning from Love", Yongky Suwarno yang cukup berjasa membuka pintu karier bermusiknya. "Terima kasih lagunya mengantarkan saya hingga seperti sekarang ini. Selama 25 tahun saya merasakan jatuh bangun dan berliku dalam berkarier. Itu semua juga berkat dukungan dari teman-teman semua," ucap Krisdayanti sebelum menyanyikan "Learning from Love" dengan diiringi grup musik Erwin Gutawa Orchestra.

Diakui vokalis berinisial KD tersebut, untuk konser kali ini, dirinya kian mampu menjiwai dan menikmati penampilan di atas panggung.

"Yang berbeda umurnya dan perasaan saya kayaknya jadi perempuan beruntung. Karena bisa mencoba untuk memasuki roh setiap jiwa penonton saya. Dulu tinggal nyanyi dengerin musik. Kalau sekarang lebih menjiwai dan lebih menikmati," kata Yanti dalam wawancara usai konser Traya.

"Mungkin usia yang membuat saya jadi lebih... Pengalaman banyak. Jadi saya tahu penonton itu sangat mengharapkan keberadaan mereka kita rasakan di atas panggung juga," lanjutnya.

Karena itu, demam panggung tak lagi dirasakan sang diva. Malam itu, Yanti bernyanyi dengan santai layaknya berbagi cerita. Sesekali ia berinteraksi dengan penonton dan memberikan kesempatan mereka menyanyikan sepenggal lirik lagu-lagunya.

"Demam panggung ketutupan. Lepas aja. Saya seneng bisa melihat wajahnya. Jujur saya tuh paling sedih kalau nyanyi, penonton megang HP. Terus main handphone, tadi enggak ada satupun kecuali motret. Menikmati sekali," katanya sambil tersenyum.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.