Shae yang Meletus-letus

Kompas.com - 05/10/2015, 20:44 WIB
EditorAti Kamil

"Ketika aku mundur, maka habis, lenyap, senyap. Semua yang telah aku lakukan tak akan memberiku apa-apa. Dengan hal negatif yang kurasakan, gimana caranya itu menjadi sumber motivasi untuk maju ke depan. Oke hari ini aku jelek, hari ini monitornya gini, oke enggak papa. Besok kerja lebih keras lagi, besok jangan sampai ini terjadi lagi, dan aku selalu ingin jadi penyanyi," ujar Shae.

Shae pun kemudian menyadari, saat dia berpikir positif dia merasa bahagia. Dan ketika dia bahagia, hal-hal positif akan masuk ke dalam hidupnya.

"Kalau mental kita sehat, cara berpikir kita lebih jernih dan ketika jernih hal-hal negatif susah merusak kita," katanya dengan mimik serius.

Akhirnya, setiap kali jatuh, Shae bisa berdiri lagi.

"Kan cuma itu sebenarnya, kita cuma perlu gimana memotivasi diri untuk mendapatkan apa yang kita mau dan percaya bahwa kita berhak mendapatkan itu. Kalau tidak ya udah. Setidaknya kita coba, atau tidak akan dapat apa-apa," katanya.

Keterbatasannya itu memang membuat Shae sangat bergantung pada ear monitor yang disetel khusus saat tampil di panggung.

"Ear monitor-nya harus stereo, musik juga harus balance dengan vokal, dan itu semua diproses di kuping kanan. Dan karena teknologi zaman sekarang, jadi enggak masalah, asal sinyalnya sampai. Tapi kalau sinyalnya tidak sampai, monitor depan yang ada di stage harus siap siaga dan kuat," katanya tentang metode survival di atas panggung.

Untuk keperluan sehari-hari, Shae memilih tidak memakai alat bantu dengar. Alasannya, harganya terlalu mahal, sementara hasilnya belum tentu maksimal.

"Tetapi, aku masih terus mencari alat bantu dengar yang bisa merekam suara, lalu mentransfernya ke telinga kanan sehingga aku bisa mendengar sumber suara karena pada saat tertentu bisa berbahaya, seperti saat menyetir mobil," katanya.

Layar kaca
Karier Shae di dunia musik dimulai dari layar kaca. Selain tampil di acara televisi, Shae juga muncul sebagai bintang iklan dan bermain sinetron.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.