Polisi Meralat, Artis PR yang Diamankan adalah Finalis Miss Indonesia, Bukan Puteri Indonesia

Kompas.com - 11/12/2015, 11:57 WIB
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com — Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Fana, Jumat (11/12/2015), menyatakan bahwa artis PR yang diamankan terkait dugaan prostitusi online adalah finalis Miss Indonesia 2014.

"Bukan Puteri Indonesia, Miss Indonesia," kata Fana melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com, Jumat.

Fana meralat pernyataannya setelah menyebut PR sebagai finalis Puteri Indonesia 2014. (Baca: Artis PR yang Diamankan bersama NM adalah Finalis Puteri Indonesia 2014)

PR diamankan penyidik Bareskrim Polri bersama NM dalam penangkapan di sebuah hotel bintang lima di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2015).

Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan manajer NM, berinisial F, dan seorang karyawan klub malam kelas atas, O. Diduga, O berperan sebagai mucikari.

"Tersangka atas nama O dan tersangka atas nama F. Keduanya dikenakan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang," ujar Fana, Kamis.

Selanjutnya, polisi memeriksa NM dan PR, demikian juga dengan O dan F. Saat melakukan penangkapan, polisi berpura-pura menjadi calon pelanggan NM.

"Itu unsur yang harus kami penuhi, tetapi tidak sampai terjadi apa-apa. Yang memesan adalah kami, yang di dalam kamar itu adalah anggota kami. Setelah unsur dipenuhi, barulah kami lakukan penangkapan," sambung Fana.

Fana juga mengungkapkan bahwa tarif artis NM dalam tiga jam sebesar Rp 50 juta hingga Rp 120 juta. Polisi mengamankan telepon genggam dan informasi transfer uang sebagai barang bukti.

Pada telepon genggam yang disita, polisi menemukan foto sejumlah pelanggan NM yang diduga berasal dari kelas menengah ke atas. (Baca: Pelanggan Artis NM dari Kalangan Pejabat?)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.