Demi Biayai Sekolah, DS Pernah Jadi Juru Parkir

Kompas.com - 25/02/2016, 20:47 WIB
Remaja korban kasus pencabulan yang dilakukan Saipul Jamil saat melaporkan kasus tersebut di kantor Polisi Sektor (Polsek) Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (18/2/2016) malam. Peristiwa pencabulan itu terjadi di rumah Saipul di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara sekitar pukul 04.00 WIB. TRIBUNNEWS.com/JEPRIMARemaja korban kasus pencabulan yang dilakukan Saipul Jamil saat melaporkan kasus tersebut di kantor Polisi Sektor (Polsek) Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (18/2/2016) malam. Peristiwa pencabulan itu terjadi di rumah Saipul di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara sekitar pukul 04.00 WIB.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com -- Remaja berinisial DS (17), korban pencabulan yang diduga dilakukan penyanyi dangdut Saipul Jamil, disebut sebagai anak yang berprestasi di sekolahnya. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) M Asrorun Ni'am Sholeh.

"Di sekolahnya DS tergolong anak berprestasi, dia masuk peringkat lima besar. Dia anak yang relatif unggul dalam akademik. Memiliki dedikasi untuk selesaikan pendidikan, tapi kondisi ekonominya yang sulit," ujar Asrorun saat ditemui di Kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2016).

Bahkan DS sampai menjadi juru parkir demi membantu orangtuanya memenuhi biaya pendidikan.

"Dia cerita, saya sedang proses penyelesaian sekolah. Ikhtiar dia lakukan, enggak mungkin mencari ketenaran. Pernah jadi penjaga parkir hanya untuk menyelesaikan sekolahnya," tutur Asrorun.

Untuk itulah KPAI fokus untuk menyembuhkan trauma yang dialami DS atas pencabulan yang diduga dilakukan Saipul agar korban dapat kembali meneruskan pendidikannya. Saat ini DS duduk di bangku kelas 3 SMU.

"Mudah-mudahan proses ini bisa cepat dan anak bisa cepat pulih sehingga bisa bergabung kembali dengan teman-temannya dan jalani ujian yang terdekat ujian tengah semester, ujian semester dan ujian nasional," ujar Asrorun.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.