Bermodal Foto, Ayu Dyah Pasha Selami Karakter Ibu Kandung Kartini

Kompas.com - 15/04/2016, 17:35 WIB
Pemeran film Surat Cinta untuk Kartini, Ayu Dyah Pasha berpose di sela-sela wawancara di Bentara Budaya Jakarta, Jumat (15/4/2016). Film fiksi yang mengangkat sisi lain cerita sosok Kartini tersebut akan mulai tayang di bioskop pada 21 April 2016. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPemeran film Surat Cinta untuk Kartini, Ayu Dyah Pasha berpose di sela-sela wawancara di Bentara Budaya Jakarta, Jumat (15/4/2016). Film fiksi yang mengangkat sisi lain cerita sosok Kartini tersebut akan mulai tayang di bioskop pada 21 April 2016.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Ayu Dyah Pasha (52) mengatakan bermodal foto untuk mendalami perannya sebagai Ngasirah, ibu kandung RA Kartini, dalam film Surat Cinta untuk Kartini.

"Saya sempat ke Jepara, rumahnya Kartini, yang sekarang dipakai sebagai tempat kerjanya bupati. Nah, di kamarnya itu ada foto Ngasirah. Lukisan. Memang saya pengagumnya Kartini jadi beberapa tahun lalu mendalami tentang dia," kata Ayu dalam perbincangan dengan Kompas.com di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016).

Ayu mengatakan, literatur yang menjelaskan tentang Ngasirah sangatlah jarang. Bahkan, kata Ayu, banyak yang baru mengetahui bahwa ibu kandung Kartini adalah rakyat biasa, bukan keturunan bangsawan.

"Ngasirah ini memang rakyat jelata tetapi dia juga mempunyai pemikiran yang sebetulnya sangat maju di masa itu. Dia mendukung anaknya. Hanya dia hidup dalam kungkungan poligami itu. Dan dia sebagai seorang perempuan rakyat jelata dan selir, dia harus tidur di kamar belakang. Berbeda dengan beberapa selir lain," tuturnya.

"Dia manggil anaknya sendiri kan Raden Ayu, enggak boleh namanya langsung. Anaknya juga memanggil dia dengan "Yu", enggak boleh dengan panggilan ibu. Karena perbedaan kasta itu, walaupun dia ibunya sendiri," tambahnya.

Jadilah perempuan kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, ini mengeksplorasi sendiri karakter seorang Ngasirah. Dibantu dengan naskah yang sudah ada, Ayu melakukan riset tentang sosok wanita yang melahirkan sang tokoh emansipasi wanita.

"Bang Kinoi (sutradara Surat Cinta untuk Kartini) bilang, 'Ayu coba cerna dari skrip yang ada, mencoba membayangkan bagaimana kehidupan perempuan saat itu. Jadi adatnya itu sangat kuat dan sangat mengagungkan derajat. Berusaha ke arah itu aja sih. Hasil dari riset sendiri aja sih," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Surat Cinta untuk Kartini berkisah tentang seorang tukang pos (Chicco) yang jatuh hati kepada R A Kartini (Rania) setelah mengantar sepucuk surat kepada sang putri ningrat. Film ini dijadwalkan dirilis pada 21 April 2016, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.