"AADC 2": Rumitnya Sebuah Pertemuan

Kompas.com - 22/04/2016, 15:38 WIB
EditorAti Kamil

Setelah 14 tahun berlalu, mulai pekan depan, kita bakal bisa menyaksikan kelanjutan cerita asmara antara Cinta dan Rangga.

Kisah yang pasti berbeda dengan film cinta lain.

Film AADC 2 ini ditunggu banyak orang. Buktinya, ketika trailer film sudah keluar, langsung saja media sosial dipenuhi beragam meme adegan Cinta yang bertemu dengan Rangga di sebuah kafe.

Mira dan sutradara AADC 2, Riri Riza, ingin menampilkan cerita yang dekat dengan masyarakat Indonesia tanpa berlebihan.

"Film ini tentang Cinta dan Rangga, lebih ke persoalan di antara mereka, walaupun ada juga cerita tentang persahabatan. Saya cukup yakin film ini berbeda," ungkap Mira, yang mengatakan tak sulit menulis kelanjutan kisah itu.

AADC 2 bukan hanya milik mereka yang ingin bernostalgia dengan masa awal tahun 2000-an. Kaum muda zaman sekarang pun bisa menikmatinya.

Mira mengutip kalimat yang diucapkan Cinta dalam trailer film, "Rangga, apa yang kamu lakukan itu jahat."

Menurut Mira, kalimat itu bisa diungkapkan siapa saja, tetapi ekspresi wajah dan intonasi suara perempuan berumur 17 tahun tentu berbeda dengan yang berumur 31 tahun.

Bagi Riri Riza, AADC 2 merupakan film cinta dengan beragam hal yang hidup di dalamnya, seperti orang-orang yang mudah ditemui di sekolah, di konser musik, atau pun di perjalanan ketika kita liburan.

"Orang-orang biasa yang semestinya bisa menjadi inspirasi. Semua aktivitas dan karakter tokoh film ini jelas, mereka belajar, main basket, jalan-jalan ke toko buku," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X