Dewa Budjana Kenalkan "Zentuary" di Museum Nyoman Nuarta

Kompas.com - 30/11/2016, 23:04 WIB
Gitaris Dewa Budjana menggelar konser instrumental di Museum Seni Nyoman Nuarta, NuArt Sculpture Park, Setraduta, Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/11/2016). Kontributor Bandung, Putra Prima PerdanaGitaris Dewa Budjana menggelar konser instrumental di Museum Seni Nyoman Nuarta, NuArt Sculpture Park, Setraduta, Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/11/2016).
|
EditorIrfan Maullana

BANDUNG, KOMPAS.com — Gitaris Dewa Budjana menggelar konser instrumental di Museum Seni Nyoman Nuarta, NuArt Sculpture Park, Setraduta, Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/11/2016). Konser ini digelar untuk mengenalkan album solo terbaru Budjana yang berjudul Zentuary.

"Ini dobel album saya yang kesembilan dan ke-10. Anggap saja ini album ke-10 saya," kata Budjana saat konferensi pers, Rabu malam.

Budjana menjelaskan bahwa Zentuary terdiri dari gabungan dua kata, yakni Zen dan Sanctuary.

"Zen artinya titik kosong, tetapi saya anggap titik mulai. Sanctuary berarti tempat kita berteduh yang tenang," ujarnya menjelaskan.

Budjana mengungkapkan, album Zentuary lahir berkat kerja sama dengan produser Bagus Wijaya Santosa dan diproduksi di bawah naungan perusahaan label rekaman Favored Nations milik gitaris ternama Steve Vai.

"Album ini direkam Januari tahun 2015 lalu di Woodstock, Amerika Serikat," ucapnya.

Dalam album ini, Budjana melibatkan beberapa musisi jazz ternama dunia, antara lain Jack De Johnette yang beken bersama trio jazz Keith Jarret. Selain itu, dia juga menggandeng musisi luar negeri lainnya seperti Tony Levin, Gary Husband, Danny Markovich, Tim Garland, dan Guthrie Govan.

Musisi lokal yang juga ikut terlibat bersama Budjana dalam album ini adalah Saat Syah (suling), Ubiet (vokal), dan Risa Saraswati (vokal).

Dalam konser di Nuart Sculpture Park, Budjana tampil bersama para musisi lokal yang ikut membantunya dalam album Zentuary. Selain itu, dia juga akan tampil bersama Trie Utami, Shadu Rasjidi, Jalu Pratidina, dan Demas Narawangsa.

Trie Utami menggantikan peran Sruti Respati yang sebelumnya juga tampil bersama Budjana pada launching album Zentuary di Bukit Breksi Yogyakarta beberapa waktu lalu.

"Di konser ini ada beda. Saya mengundang saudara-saudara difabel untuk menikmati lagu-lagu saya. Sebuah hal yang baik buat saya bisa berbagi lagu ke mereka karena dalam musik setiap orang punya interpretasi berbeda," katanya.

Sebelum Zentuary, Budjana telah merilis album Nusa Damai (1997), Gitarku (2000), Samsara (2003), Home (2005), Dawai In Paaradise (2012), Joged Kahyangan (2013), Surya Namaskar (2014), dan Hasta Karma (2015).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X