Baim Wong: "Skip Challenge" Bahaya, Pikir Dulu Akibatnya

Kompas.com - 13/03/2017, 17:46 WIB
Baim Wong diabadikan usai acara peluncuran Grab Share di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGBaim Wong diabadikan usai acara peluncuran Grab Share di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017) sore.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Permainan tantangan bernama skip challenge yang sedang populer di kalangan remaja, mengundang perhatian artis peran Baim Wong (35).

Ia berharap anak-anak muda sekarang memikirkan dulu akibatnya sebelum ikut-ikutan tren tantangan itu. Jangan nanti setelah memakan korban jiwa baru mereka mau berhenti.

"Bagi mereka mungkin itu fun, seneng, tetapi harus dipikirin dampak negatifnya. Dalam arti apakah itu bahaya atau aman. Awalnya pasti karena seneng-seneng aja," kata Baim dalam wawancara di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017) sore.

Sebab dari yang ia tahu, tantangan tersebut sangatlah berbahaya karena menyebabkan pemainnya pingsan dan kejang-kejang.

[Baca: Inilah yang Terjadi pada Tubuh Ketika Lakukan Skip Challenge]

"Bahaya, orang pingsan aja udah bahaya ya," ujarnya.

Pemain film Jakarta Undercover ini juga bingung sisi mana orang menilai permainan itu lucu.

"Lucu mungkin ketika sadar. Kalau misalkan orang baru dan tak takut bahaya, mungkin reaksinya lucu kali ya," kata Baim.

Mengenai skip challenge yang ternyata sudah dilakukan remaja di Amerika Serikat sejak era 1990-an, Baim mengaku tak tahu.

"Saya belum pernah tahu, saya enggak pernah ngalamin. (Yang pasti) itu permainan berbahaya," ucapnya.

Sebagai informasi, skip challenge sedang banyak mendapat kecaman karena dinilai bisa menyebabkan kerusakan otak hingga berujung kematian. Di AS saja, tantangan ini telah banyak memakan korban di AS.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mencatat bahwa ada 82 media di AS yang melaporkan kematian karena skip challenge pada rentang waktu 1995-2007.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.