Gatot Brajamusti Dituntut 13 Tahun Penjara

Kompas.com - 30/03/2017, 18:01 WIB
|
EditorIrfan Maullana

MATARAM, KOMPAS.com - Terdakwa kasus narkoba Gatot Brajamusti dituntut hukuman 13 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, NTB, Kamis (30/3/2017).

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan ini dihadiri oleh terdakwa Gatot Brajamusti dan istrinya Dewi Aminah, serta tim kuasa hukum terdakwa.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Gatot Brajamusti dengan pidana penjara selama 13 tahun, dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan. Dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar, subsider enam bulan penjara," kata JPU Baiq Nurjanah, dalam membacakan tuntutan di PN Mataram.

[Baca juga: Jaksa Bacakan BAP Reza Artamevia dalam Sidang Gatot Brajamusti]

Jaksa menyatakan, terdakwa Gatot terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika dengan memiliki dan menyimpan narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat barang bukti melebihi 5 gram. Atau melanggar Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Jaksa menyebutkan, terdakwa Gatot tidak terbukti melakukan tindak pidana narkotika dengan menawarkan, menjual atau membeli narkotika dan membebaskan terdakwa dalam dakwaan primer Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009.

Selain membacakan tuntutan untuk Gatot Brajamusti, JPU juga membacakan tuntutan Dewi. Dalam pembacaan tuntuan tersebut, jaksa menyatakan Dewi sebagai penyalahguna narkotika dan melanggar Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan tuntutan pidana penjara 3 tahun dikurangi masa tahanan.

Terkait putusan ini, kuasa hukum Gatot, Irfan Suryadiata, menyatakan meminta waktu satu minggu untuk menyampaikan pembelaan. Selain kuasa hukum yang akan menyampaikan pembelaan, Gatot dan Dewi rencananya juga akan menyampaikan pembelaan pribadinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.