Slank dan Kemenaker Bikin Aplikasi Pencari Kerja

Kompas.com - 13/04/2017, 17:43 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band Slank bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sedang mengembangkan aplikasi pencari kerja bernama "Join Kandidat".

Hal ini diungkapkan oleh drummer Slank, Bimbim, usai acara Ngobrol Santai Antikorupsi di Gang Potlot III, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017) malam.

"Kami mau bikin aplikasi sama beberapa Slankers, entar bareng Pak Hanif Dhakiri (Menteri Tenaga Kerja). Aplikasi orang mencari kerja, buat perusahaan mencari pekerja," ujarnya.

Aplikasi yang fokus mengakomodir angkatan kerja yang minim keterampilan ini nantinya dapat diunduh lewat telepon genggam. Para pencari kerja dari berbagai kalangan tak harus membuat surat lamaran atau curriculum vitae (CV).

Mereka hanya perlu membuat satu akun dengan memasukkan data diri, jenis pekerjaan, upah, serta lokasi kerja yang diharapkan, dan lain-lain. Lalu tinggal mengunggah foto, tak wajib pas foto dan bisa hasil selfie atau swafoto.

Namun, aplikasi ini tidak gratis, melainkan berbiaya Rp 15.000.

"Itu aplikasi mudah yang tidak hanya untuk yang sekolah tinggi, tapi bisa buat tukang batu, tukang parkir ART, ojek, semua bisa," ujar Bimbim.

Salah satu yang menarik juga, lanjutnya, jika pencari kerja sudah mendaftarkan diri, maka mereka punya kesempatan langsung bekerja lewat fitur "Kpay".

[Baca juga" Slank: Jangan Lagi Ekspos Identitas Penyidik KPK]

Artinya, pengguna aplikasi itu bisa melayani pembelian pulsa, pembayaran listrik, PDAM, iuran BPJS, hingga voucher game. "Join Kandidat", lanjutnya, bakal diluncurkan pada 10 Mei 2017 mendatang.

Bimbim dan kawan-kawan berharap lewat aplikasi ini bisa membantu mengurangi angka pengangguran.

[Baca juga: Slank Sebut Biadab Serangan terhadap Novel Baswedan]

"Banyak banget Slankers pengangguran. Kadang juga kami bingung, 'Mas Bim cariin kerja', 'Aduh', he-he-he. 'Gue ke Potlot deh, jadi apa aja'. 'Aduh udah penuh banget di sini'," katanya.

"Besok-besok kan tinggal daftar aplikasi aja, bisa langsung kerja begitu daftar. Mudah-mudahan dengan aplikasi ini enggak ada pengangguran lagi," ujar Bimbim lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.