Koes Hendratmo: Banyak Artis "Ngetop" Tak Peduli Royalti

Kompas.com - 19/04/2017, 08:20 WIB
Koes Hendratmo diabadikan saat dijumpai di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/4/2017). KOMPAS.com/SINTIA ASTARINAKoes Hendratmo diabadikan saat dijumpai di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/4/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyanyi senior Koes Hendratmo berpendapat bahwa ada banyak musisi Indonesia yang sedang naik daun, tetapi tak terlalu memedulikan soal royalti yang seharusnya menjadi hak mereka.

“Banyak artis lagi ngetop, ‘Ah, apa sih royalti? Aku enggak ngerti’. Kalau dapat 100 juta kan sayang,” kata Koes saat dijumpai di di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/4/2017).

“Kalau dapat 100 juta kan sayang. Kamu gak usah capek-capek. Toh, daftar aja lagu-lagunya, nanti dicek," imbuhnya.

[Baca juga: Mendapatkan Royalti, Impian Semua Musisi]

Koes menceritakan ia pernah menyanyikan lagu-lagu musisi lain dan diminta untuk membayar karena musisi pemilik lagu yang dinyanyikannya berhak atas royalti.

Hal itulah yang juga menggerakkan hatinya untuk memperjuangkan hak-hak musisi Indonesia dalam mendapatkan royalti mereka.

Ia pun saat ini menjabat sebagai Ketua Prisindo, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang melindungi hak-hak para pelaku seni dengan mengelola, mengumpulkan, sekaligus mendistribusikan royalti kepada para pemusik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

[Baca juga: Koes Hendratmo Kangen Muncul di TV Lagi, tetapi?]

"Ya ini kerjaan kita, perjuangin hak para seniman. Baik yang sudah meninggal, baik yang sedang melangit di negeri ini. Itu yang kita perjuangkan," ucap pria kelahiran Kediri, Jawa Timur 9 Februari 1943 ini.

Meski Prisindo masih berusia muda, Koes mengaku sudah berjuang lama untuk hak-hak royalti ini.

"Kami ngiler liat orang-orang di luar sana (luar negeri) yang kumpulin (royalti) ratusan bahkan triliunan. Kita kapan?" pungkasnya.

Sebagai informasi, di tahun 2016 kemarin, Prisindo yang berada di bawah lembaga Sentra Lisensi Musik Indonesia (SELMI) baru mengumpulkan royalti dari tempat-tempat karaoke.

Selanjutnya mereka akan menagih royalti tersebut kepada pengguna-pengguna lain seperti hotel dan TV.

"Koleksi royalti (para pelaku musik) adalah tanggung jawab. Saya ingin semua artis dan produser lebih sejahtera," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.