Melanie Putria Dapat Banyak Bonus dari Lari Maraton

Kompas.com - 02/05/2017, 15:00 WIB
GARRY ANDREW LOTULUNG/KOMPAS.com Pembawa acara Melanie Putria sedang menjelaskan sejumlah tips penting untuk melakukan olahraga lari di kawasan Central Park, Jakarta Barat, Kamis (6/10/2016) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sejak Singapore Marathon 2012, Melanie Putria (35) semakin sering mengikuti lomba lari jarak jauh.

Tak hanya untuk berlomba, Puteri Indonesia 2002 itu juga menjadikan lari sebagai gaya hidup.

Menurut Melanie, berlari tak sebatas menawarkan kesehatan fisik, tetapi juga melatih mental.

"Dengan lari jarak jauh, kita belajar berbagai hal. Melatih kesabaran untuk terus berjuang dan tanggung jawab menyelesaikan yang sudah dimulai. Jadi, bonusnya banyak banget," tuturnya dalam konferensi pers Pocari Sweat Bandung West Java Marathon, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (28/4/2017).

Melanie setiap hari berlari menempuh jarak 10-18 kilometer. Saat bersiap untuk lomba, dia biasa berlari sejauh 20-30 kilometer per hari.

Singapore Marathon 2012 menyimpan kenangan yang tak terlupakan bagi Melanie. Ibu satu anak itu menjadikan ajang maraton perdananya tersebut sebagai titik balik memulihkan kepercayaan dirinya.

"Saat ikut ajang itu, saya baru enam bulan melahirkan. Saya merasakan baby blues syndrome. Kepercayaan diri berada di titik terendah," ujar Melanie.

Uniknya, kepercayaan diri itu justru tumbuh setelah dapat menyelesaikan Singapore Marathon 2012 sejauh 42,195 kilometer (full marathon) meski catatan waktunya lebih dari 5 jam karena nyaris tanpa persiapan latihan.

Setelah menjalani latihan dan ikut sejumlah perlombaan, catatan waktu Melanie membaik.

Catatan waktu terbaiknya adalah 3 jam 49 menit yang ditorehkan pada Tokyo Marathon 2016.

Dia berharap dapat memperbaiki catatan waktunya di Bandung West Java Marathon pada 30 Juli mendatang. (TAM)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 2 Mei 2017, di halaman 32 dengan judul "Bonusnya Banyak Banget".

Baca juga: Melanie Putria: Sehat Enggak Perlu Mahal, Hamil Enam Bulan, Sigi Wimala Tetap Lari, dan Chicco Jerikho: Leher Terkilir.


EditorAti Kamil

Close Ads X