"The Autopsy of Jane Doe": Kisah Horor di Ruang Otopsi

Kompas.com - 21/05/2017, 15:00 WIB
The Autopsy of Jane Doe The Autopsy of Jane Doe
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Di Amerika Serikat, nama Jane Doe atau John Doe menjadi nama fiktif yang disematkan bagi mayat tanpa identitas.

Jenazah perempuan muda cantik yang dijuluki Jane Doe itulah yang kemudian menjadi sumber kengerian cerita dalam film horor The Autopsy of Jane Doe.

Tak mau mengingkari judulnya, sudah bisa ditebak bahwa film ini segera memunculkan kengerian di ruang otopsi.

Lokasi kejadian segera dijelaskan pada awal film, yaitu di Virginia, Amerika Serikat.

Penonton harus cukup tabah dengan suguhan darah yang berhamburan dari sejak pembukaan film. Darah di dinding, darah di lantai, hingga darah yang mengering di mayat-mayat korban pembunuhan.

Tak cukup dengan menghadirkan darah, kerusakan pada tubuh-tubuh dari kematian tak wajar pun disuguhkan dalam detail yang jelas.

Kengerian dari tempat kejadian perkara pembunuhan segera bergeser ke rumah otopsi yang dikelola oleh seorang ayah dan anaknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sang ayah, Tommy (Brian Cox) dan putra satu-satunya, Austin (Emile Hirsch), menjadi tokoh tanpa rasa takut karena terbiasa menyayat mayat di ruang otopsi.

Wajah mereka tanpa gejolak ketika berhadapan dengan mayat korban bunuh diri, mayat yang rusak akibat kebakaran, hingga mayat yang telah lama membusuk.

Tommy dan Austin tumbuh besar di keluarga yang sudah tiga generasi berkutat dengan otopsi jenazah serta krematorium mayat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.