Raditya Dika Buat Video yang Mewakili Keresahan Para Milenial

Kompas.com - 02/06/2017, 18:35 WIB
Raditya Dika diabadikan saat pers converese perilisan trailer film The Guys, di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017) Kompas.com/IRA GITARaditya Dika diabadikan saat pers converese perilisan trailer film The Guys, di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017)
|
EditorBestari Kumala Dewi

BANGKOK, KOMPAS.com - Penulis dan sutradara Raditya Dika kini juga makin dikenal sebagai seorang influencer dan YouTuber mengaku bahwa video-video yang dibuatnya di YouTube memang berhubungan dengan generasi milenial masa kini.

Karenanya, dirinya harus paham betul karakter para milenial supaya video-video yang dihasilkannya pun bisa ditonton banyak orang dan menjadi viral.

"Hal yang aku pelajari soal menjual (produk atau brand) ke milenial adalah yang paling utama, milenials itu sangat self centered. Mereka suka egois, rasanya dunia itu punya mereka," kata Radit saat ditemui dalam panel diskusi Influencer Marketing & Commerce: Selling to Millennials, di Hotel Dusit Thani, Bangkok, Thailand, Jumat (2/6/2017).

[Baca juga: Kata Prilly Latuconsina soal Hubungannya dengan Raditya Dika]

Ia menambahkan, video-video yang ditonton oleh generasi milenial saat ini adalah yang mewakili keresahan mereka.

"Kalau kamu mau jual film atau produk mereka tak membeli film itu, karena film itu kasih pesan yang bagus, pesan moral, dan sebagainya. Mereka beli soalnya cerita itu mewakili keresahan mereka," ujar pemain film Hangout ini.

"Mereka merasa produk atau film itu adalah bagian dari diri mereka. Mereka berpikir kalau kecemasan mereka bisa didiskusikan lewat video atau produk tersebut," imbuhnya.

[Baca juga: Raditya Dika : The Guys Menangkap Kegelisahan Orang-orang]

Sebagai contoh, Radit pernah bekerja sama dengan sebuah produk minuman asal Jepang yang meminta dirinya untuk menaruh minuman tersebut di video miliknya.

Daripada hanya menerapkan soft-selling biasa, ia pun punya ide yang mana ia tak hanya sekadar menaruh produk di videonya saja.

"Jadi yang aku lakukan adalah membuat video berjudul "How to Promote Your brand on YouTube". Dan aku bilang di 5 detik pertama aku sedang bekerja sama, jadi aku bakalan kasih tips gimana caranya naro brand di keseluruhan video kalian," kata Radit.

"Dan aku mencoba untuk mengambil kecemasan milenial, menaruhnya di storyline, dan menampilkannya di video," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.