Jadi Juri Pembuatan Serial TV, Nicholas Saputra Merasa Terinspirasi

Kompas.com - 13/06/2017, 10:13 WIB
Nicholas Saputra saat dijumpai di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (12/6/2017). KOMPAS.com/SINTIA ASTARINANicholas Saputra saat dijumpai di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (12/6/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com –  Artis peran Nicholas Saputra akan menjadi juri dalam acara HOOQ Filmmakers Guild. Ini merupakan proyek besar tingkat Asia Tenggara yang bisa mewujudkan ide para sineas dalam memproduksi serial TV.

“Saya bersama Mouly Surya akan menjadi juri di program Filmmakers Guild ini, di mana akan meminta teman-teman yang ingin membikin TV series, bisa mengirim skripnya untuk dinilai. Ketika menang, akan diberikan funding untuk bikin pilot episode dari skrip yang dibuat," kata Nicholas saat dijumpai di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (12/6/2017).

Nantinya, Nicholas akan lebih berfokus pada pengembangan karakter dan isi ceritanya.

[Baca juga: Jadi Juri, Nicholas Saputra Ingin Meregenerasikan Industri Perfilman ]

“Yang pertama development karakter, keunikan cerita, sama karakternya. Kalo series itu kan selain cerita yang menarik, tentu development karakter yang menarik karena bisa panjang kan. Kalau development karakternya menarik, pasti orang akan nungguin ceritanya seperti apa di episode-episode selanjutnya,” ujar pemeran film Ada Apa Dengan Cinta? ini.

“Ya serunya kita bisa melihat banyak ide-ide yang menarik, yang baru. Biasanya kalau di film kan udah jadi filmnya, nah ini bisa melihat banyak hal menariklah buat saya. Pasti terinspirasi juga sih,” sambungnya.

Untuk diketahui, ini bukan kali pertama Nicholas menjadi juri pembuatan film.

"Ini bukan pengalaman pertama jadi juri. Saya pernah jadi juri Singapore Film Festival tahun 2008. Yang saya ingat itu aja. Banyak sih sebelumnya," katanya

"Yang pertama sih excited banget karena bisa membantu TV series semakin banyak. Regenerasi semakin baik, semua punya kesempatan," pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X