Curahan Hati Ririn Ekawati atas Meninggalnya Suami

Kompas.com - 14/06/2017, 14:55 WIB
Ferry Wijaya bersama Ririn Ekawati DOK.PRIBADI/INSTAGRAMFerry Wijaya bersama Ririn Ekawati
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Ririn Ekawati (34) masih berduka atas meninggalnya suaminya, Ferry Wijaya, di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, Minggu (11/6/2017).

Ririn, yang sewaktu Fery mengembuskan napas terakhir berada di Arab Saudi untuk ibadah umrah, meluapkan curahan hatinya di akun Instagram-nya pada Rabu (14/6/2017).

"Entah mulai dari mana... jujur perasaanku saat ini masih hancur dan bingung... semua yg terjadi Terlalu cepat," tulis Ririn mengawali ceritanya.

Sejak Fery mengidap penyakit leukimia, Ririn dan sang suami sepakat untuk tidak menceritakannya kepada orang lain. Itu dilakukannya agar orang lain di sekitarnya tidak merasakan kesusahan dan kesedihan.

"Hanya keluarga dekat dan sahabat deket yg tau apa sakitnya fery. Berusaha menutupi semuanya karna aku dan fery ingin memperlihatkan semua yg baik2 dan seneng2 saja," tulis dia.

Ririn menceritakan tentang bagaimana akhirnya berangkat pergi umrah bersama ibunya. Ibadah itu dilakukan Ririn untuk mendoakan Fery agar diangkat penyakitnya oleh Sang Pencipta.

Namun, Ferry menolak ikut lantaran tidak mau merepotkan sang istri karena penyakitnya.

"Berangkatlah aku dengan di antarnya ke Airport sebelum dia berangkat untuk chemo. Banyak sekali rencana pengobatan yg ingin kita lakukan setelah aku balik dari umroh," tulis dia.

Selama Ferry sakit, Ririn mengaku selalu berada di samping sang suami. Hanya pada ibadah umrah ini saja Ririn kali pertama meninggalkan Ferry dalam kondisi jarak yang jauh dan cukup lama.

"Itu tujuannya bener2 hanya untuk mendoakan kesembuhan fery. Ternyata Allah punya rencana yg beda buat kita ber2. Aku akan jaga janji kita , salah satunya selalu menebar sesuatu yg bikin orang lain seneng melihat apa pun yg terjadi dengan aku, kita dan keluarga," tulis dia.

"Akan ku simpan selalu di hati kenangan2 Manis kita ber2. Kamu sudah menepati janjimu sayang... Aku sayang sekali sama kmu, Tapi Allah lebih sayang sama Kmu... Allah gak mau kmu merasakan sakit lebih lama.. percayalah di berikan sakit karna Allah akan menghapus segala dosa dan salah," tulisnya lagi.

 

#1 Entah mulai dari mana... jujur perasaanku saat ini masih hancur dan bingung... semua yg terjadi Terlalu cepat.. kita Ber2 berjanji Tidak akan membuat orang di sekitar kita susah atau sedih dengan keadaan fery akhir2 ini.. hanya keluarga dekat dan sahabat deket yg tau apa sakitnya fery. Berusaha menutupi semuanya karna aku dan fery ingin memperlihatkan semua yg baik2 dan seneng2 saja.. agar yg melihat juga ikut seneng. biarlah sakit dan sedih hanya kita ber2 yg tau di saat pintu kamar rumah sakit tertutup dan tamu mulai pulang.. nangis , pelukan berdua di saat lampu kamar rumah sakit padam.. saling bicara dari hati2 ke hati. terkadang juga cerita2 lucu agar dia gak terlalu stress dengan keadaanya.. Selama ini kita berusaha untuk kesembuhan fery dan ga putus putus untuk berdoa... hingga di satu titik aku merasa , kita harus lebih khusyu BerDoa.. Dan akhirnya memutuskan untuk pergi umroh.. tapi fery saat itu bilang dia tidak mau pergi dengan alasan tidak mau ngerepotin banyak orang di saat ibadah.. Akhirnya aku lah yg pergi bersama mamah dengan tujuan untuk mendoakan kesembuhan fery. sampai beberapa kali aku mengurungkan niatku untuk pergi, tapi fery tetep mau aku pergi untuk mendoakannya.. Bismillah.. berangkatlah aku dengan di antarnya ke Airport sebelum dia berangkat untuk chemo.. Banyak sekali Rencana pengobatan yg ingin kita lakukan setelah ku balik dari Umroh. Selama Sakit aku selalu berusaha ada di sampingnya ( tak perlu menceritakan apa saja yg aku lakukan untuk suamiku, karna aku ikhlas dan itu kewajibanku sebagai istri) , ini untuk pertama kalinya aku pergi jauh dan cukup lama dan itu tujuannya bener2 hanya untuk mendoakan kesembuhan fery. hhhmmmm Ternyata Allah punya rencana yg beda buat kita ber2. aku akan jaga janji kita , salah satunya selalu menebar sesuatu yg bikin orang lain seneng melihat apa pun yg terjadi dengan aku, kita dan keluarga. akan ku simpan selalu di hati kenangan2 Manis kita ber2 kmu sudah menepati janjimu sayang... Aku sayang sekali sama kmu, Tapi Allah lebih sayang sama Kmu... Allah gak mau kmu merasakan sakit lebih lama.. percayalah di berikan sakit karna Allah akan menghapus segala dosa dan salah..

A post shared by Ririn Ekawati (@ririnekawati) on Jun 13, 2017 at 9:51pm PDT

Sebelumya diberitakan, Fery Wijaya meninggal dunia pada Minggu (11/6/2017) pukul 00.15 WIB. Ia dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.