Kejari Jakarta Barat: Kuasa Hukum Ridho Rhoma Telat Ajukan Permohonan

Kompas.com - 15/06/2017, 16:04 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Jakarta Barat, Teguh Ananto, mengungkapkan bahwa tim kuasa hukum penyanyi dangdut Ridho Rhoma terlambat mengajukan permohonan kepada pihaknya, agar klien mereka tetap ditempatkan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jawa Barat.

Sebagai informasi, Ridho dipindahkan ke Rutan Salemba sejak sepekan lalu untuk efisiensi persidangan.

"Pada saat penyerahan tahap dua, penasehat hukumnya dari pagi tidak mengajukan permohonan. Seandainya sudah ada permohonan, mungkin bisa ada kebijakan lain," ucap Teguh saat dihubungi kompas.com, Kamis (15/6/2017).

Padahal menurut aturan, tim kuasa hukum Ridho bisa mengajukan permohonan meminta agar sang klien tak dipindahkan.

Namun, dengan jaminan bahwa pihak keluarga atau kerabat akan bertanggung jawab atas antar-jemput Ridho dari RSKO ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat tiap pekan.

"Harusnya dari awal atau sebelum (berkas perkara) diserahkan ke jaksa. Bisa jauh-jauh sebelumnya mengajukan permohonan," ujar Teguh.

"Nanti ada koordinasi saat sidang apakah pihak keluarga atau siapa bisa membawa Ridho ke pengadilan. Karena kalau pihak kami yang harus menjemput ke sana itu terlalu jauh dengan keterbatasan personel," lanjutnya.

 

[Baca juga:Mengapa Ridho Rhoma Dipindahkan ke Rutan Salemba?]

Sayangnya, tim kuasa hukum Ridho baru mengajukan permohonan tersebut usai ada penetapan Ridho akan dipindah ke Rutan Salemba.

"Dan ketika sudah ditanda tangani oleh pimpinan bahwa dilakukan penahanan di Rutan Salemba, baru ada permohonan, tapi sore. Itupun ditulis penasehat hukumnya dengan tangan. Tidak serius lah kalau menurut kami," ujar Teguh.

Ridho sebelumnya ditangkap di sebuah hotel di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, atas kepemilikan dan konsumsi narkotika jenis sabu, Sabtu (25/3/2017) dini hari.

[Baca juga: Sudah Sepekan Ridho Rhoma Ditahan di Rutan Salemba]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.