Cerita Proses Kelahiran Putra Ayu Dewi

Kompas.com - 10/07/2017, 14:36 WIB
Ayu Dewi dan suaminya Regi Datau diabadikan saat jumpa pers kelahiran putra mereka di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (10/7/2017). Kompas.com / Ira Gita SembiringAyu Dewi dan suaminya Regi Datau diabadikan saat jumpa pers kelahiran putra mereka di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (10/7/2017).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Suami pembawa acara Ayu Dewi, Regi Datau mengungkapkan kronologi kelahiran putra mereka, Mohamad Aqlan Ukasyah Datau.

Hal itu diungkapkannya saat jumpa pers kelahiran putra kedua mereka di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, Senin (10/7/2017).

"Kamis malam kami lagi di mall, abis itu dia ke toilet katanya basah celana dalamnya, kami pikir pecah ketuban karena waktu Aqilah memang pecah ketuban," kata Regi.

Setelah itu Regi membawa sang istri ke RSPI, dan ternyata Ayu telah menngalami pembukaan dan dianjurkan untuk rawat inap.

"Kami langsung ke rumah sakit aja, nyampe jam sembilan malam diperiksa, 'wah ini enggak pecah, cuma kontraksi udah 10 menit sekali dan udah ada pembukaan juga', sama suster ditanya ke dokter katanya disuruh rawat inap," ungkap Regi becerita.

"Bapaknya udah siap siaga banget udah pesan kamar. Akhirnya nginep, paginya bangun biasa-biasa aja enggak menunjukkan tanda-tanda mau melahirkan," sambung Ayu.

[Baca juga: Ayu Dewi Melahirkan Bayi Laki-laki]

 

Dokter sempat menyebutkan, bahwa kondisi kepala bayi yang lebih besar membuat sang ibu sulit untuk melahirkan secara normal, namun Ayu menolak untuk dioperasi caesar.

"Jam 10-aan diperiksa lagi sama dokter, katanya pembukaan udah ada, tapi kontraksinya berkurang dibanding tadi malem. Diperiksa lagi di-USG dia bilang kepalanya besar, karena kepala cukup besar lebih besar daripada standar melahirkan normal, sepertinya agak susah kalau normal," ujar Regi.

"Tapi dia bilang enggak mau, penginnya tetap normal, akhirnya mesti dibantu agar dorongannya lebih kuat. Dari jam 11 siang diinduksi, tunggu-tunggu sampai maghriblah benar-benar kencang (kontraksinya)," lanjutnya.

Ayu menceritakan dirinya sempat tak kuat menahan sakit dan meminta untuk dioperasi saat detik-detik akan melahirkan, namun niat itu kembali urung.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.