Band Cokelat Ingin Luncurkan Lagu Daerah

Kompas.com - 23/08/2017, 20:01 WIB
Grup band Cokelat saat ditemui usai tampil pada acara Nomaden #Selebrasi (Selebritas beraksi) 17-an di Halte TransJakarta Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, S Kompas.com/Ira GitaGrup band Cokelat saat ditemui usai tampil pada acara Nomaden #Selebrasi (Selebritas beraksi) 17-an di Halte TransJakarta Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, S
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gitaris grup band Cokelat, Edwin Marshal Sjarif mengatakan ia dan personel lain berencana meluncurkan lagu-lagu daerah.

"Kami pengin garap lagu daerah," kata Edwin saat diwawa carai usai tampil pada acara Nomaden Music on Shelter #Selebrasi (Selebritas Beraksi) 17-an yang di gelar di Halte TransJakarta Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (22/8/2017).

Meski masih dalam perencanaan, Edwin mengatakan lagu tersebut akan dibawakan dengan gaya Cokelat.

"Garapnya ala-ala Cokelat, belum tahu kayak gimana tapi udah kepikiran aja," sambungnya.

Ronny, sang pemain bas menuturkan, nantinya ia akan memilih lagu yang mewakili salah satu daerah di Indonesia.

[Baca juga: Band Cokelat Promosikan Lagu Baru di Halte TransJakarta]

 

"Lagu daerah kan banyak banget ya, jadi kita mencari lagu yang mewakili, misalnya lagu batak tuh kan ada banyak lagi jenisnya, jadi kami akan pilih lagu yang mewakili daerah secara luas," tutur Ronny.

Hal itu mereka lakukan demi melestarikan kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia dan untuk melindunginya dari klaim bangsa lain.

"Jadi jangan sampe "Rasa Sayange" dinyanyiin orang lain kita nyolot, tapi kita enggak pernah nyanyiin. Kita larang orang pakai barang kita tapi kita enggak pernah pakai, kan jangan sampai kayak gitu," tambahnya.

Grup yang kini digawangi oleh Jackline sang vokalis, Ronny pada bass dan Edwin pada gitar itu memang dikenal sebagai band yang kerap membuat lagu-lagu tentang Indonesia.

[Baca juga: Rendy Pandugo dan Band Cokelat Kejutkan Halte TransJakarta Sarinah]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X