Ini Sebabnya Konser JogjaRockarta Batal Digelar di Candi Prambanan

Kompas.com - 28/09/2017, 21:57 WIB
CEO Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi saat jumpa pers festival musik Jojgjarockarta dengan band utama Dream Theater di Hotel Hyat, Yogyakarta, Kamis (28/9/2017). Jogjarockarta akan menampilkan Dream Theater dan dimeriahkan antara lain God Bless, Roxx, Power Metal, dan Death Vomit. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
KRISTIANTO PURNOMOCEO Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi saat jumpa pers festival musik Jojgjarockarta dengan band utama Dream Theater di Hotel Hyat, Yogyakarta, Kamis (28/9/2017). Jogjarockarta akan menampilkan Dream Theater dan dimeriahkan antara lain God Bless, Roxx, Power Metal, dan Death Vomit. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
|
EditorBestari Kumala Dewi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com—Konser JogjaRockarta semula dijadwalkan akan digelar di Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta terpaksa harus dibatalkan.

Promotor pun memindahkan venue ke Stadion Kridosono, Kota Baru, Kridosono. Hal tersebut lantaran adanya protes dari Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI).

IAAI merilis hasil penelitian Prambanan Jazz yang digelar pada 20-21 Agustus 2017 lalu yang menyebut bahwa kebisingan yang dihasilkan sudah melebihi ambang batas yang sudah ditentukan, karena di atas 60 dB.

"Kami mendesak agar instansi pemerintah dan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko sebagai pengelola halaman dua Candi Prambanan meninjau kembali izin penyelenggaraan kegiatan yang telah dikeluarkan," ucap Ketua Umum IAAI Djuwita Ramelan seperti dilansir dari Antara News, Kamis (28/9/2017).

[Baca juga: JogjaRockarta Batal Digelar di Candi Prambanan]

Band pembuka festival musik rock Jojgjarockarta saat jumpa pers di Hyatt Regency Yogyakarta, Kamis (28/9/2017). Jogjarockarta akan menampilkan band utama Dream Theater dan dimeriahkan antara lain God Bless, Roxx, Power Metal, dan Death Vomit. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Band pembuka festival musik rock Jojgjarockarta saat jumpa pers di Hyatt Regency Yogyakarta, Kamis (28/9/2017). Jogjarockarta akan menampilkan band utama Dream Theater dan dimeriahkan antara lain God Bless, Roxx, Power Metal, dan Death Vomit.
IAAI juga menyarankan agar Rajawali Indonesia Communication sebagai promotor memindahkan tempat digelarnya konser.

"Kompleks Candi Prambanan merupakan situs agama yang memiliki nilai sakral bagi umat Hindu dan di mana tempat diadakan pagelaran termasuk wilayah suci, karena masih masuk lingkup pagar candi. Secara etika seharusnya pihak penyelenggara memerhatikan nilai kesucian yang dapat menyinggung perasaan umat beragama," kata dia.

Tak ingin hal ini menjadi polemik, promotor lantas memindahkan panggung yang sudah 70% dibangun di Prambanan dan memindahkannya ke Stadion Kridosono, Kota Baru, Yogyakarta.

“Kalau ini jadi polemik, kami enggak mau Yogya dan Indonesia jadi bad image karena ada polemik. Setelah dihitung bisa enggak dipindah ke stadion H-2,” ujar Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication pada jumpa pers di Hyatt Regency, Yoggyakarta, Kamis sore. 

[Baca juga: Ahmad Albar Sayangkan Perpindahan Lokasi Festival JogjaRockarta]

Beruntung para pengisi acara baik dalam dan luar negeri mau menerima perpindahan lokasi konser ini.

“Kami putuskan untuk pindah dan komunikasikan ke Dream Theater dan sangat memahami yang kami alami,” katanya.

Dream Theater akan manggung di festival rock JogjaRockarta yang akan digelar di Stadion Kridosono selama dua hari yakni tanggal 29 dan 30 September 2017 esok.

Selain Dream Theater, JogjaRockarta juga akan menampilkan musisi rock Tanah Air. Mereka adalah Godbless, Power Metal, Roxx, Pas Band, Burgerkill, Death Vomit, Something Wrong, dan Kelompok Penerbang Roket.

[Baca juga: Tiba di Jakarta, Dream Theater Tak Sabar Manggung di JogjaRockarta ]

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X