D'Essentials of Groove Menggoyang Synchronize Fest 2017

Kompas.com - 07/10/2017, 12:33 WIB
Maliq And Dessentials berkolaborasi dengan The Groove saat tampil pada acara Synchronize Festival 2017 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (06/10/2017). Acara musik ini akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu 8 Oktober. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIMaliq And Dessentials berkolaborasi dengan The Groove saat tampil pada acara Synchronize Festival 2017 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (06/10/2017). Acara musik ini akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu 8 Oktober.
|
EditorIrfan Maullana


JAKARTA, KOMPAS.com - Dentum tabuhan drum pada lagu "Heaven" menggebrak Dynamic Stage Synchronize Fest 2017 yang digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/10/2017).

Kolaborasi MALIQ & D'Essentials dan The Groove siap meramaikan Dynamic Stage pada malam pertama perhelatan yang dilaksanakan kedua kalinya ini.

"Kami tidak akan kalian temui di mana-mana, cuma di Synchornize!" kata MALIQ & D'Essentials Angga Puradireja membakar semangat penonton.

Para penikmat musik Tanah Air pun bergoyang bersama, mereka larut dalam suasana dari lagu-lagu yang sajikan dua musisi beraliran jazz itu.

[Baca juga: Siap-siap Bermalam Minggu di Synchronize Festival 2017 Hari Kedua]

Selain "Setapak Sriwedari", "Kangen" dan "Senang", MALIQ & D'Essentials juga membawakan lagu The Groove yang berjudul "Katakan dengan Cinta" dengan gaya musik mereka.

Lalu The Groove kembali ke atas panggung, mereka menyatu dalam lantunan "Drama Romantika" disambung dengan "Bila".

Tidak usah ditanya bagaimana kondisi di bawah panggung saat itu. Para menonton tak segan mengangkat kedua tangan mereka dan bergoyang bak berada di atas lantai dansa.

Kini giliran The Groove mengambil alih panggung. Rieka Roeslan yang khas dengan turban di kepalanya meminta para penonton membuat lautan cahaya dengan telepon genggam.

[Baca juga: Di Panggung, The Groove dan MALIQ & DEssentials ibarat Kakak Beradik]

Reza sang vokalis pun tak mau ketinggalan, ia menerima tantangan Rieka untuk menari di atas panggung yang didukung dengan musik RnB.

"Bawalah Daku" merapatkan Rieka, Reza serta Rejos menampilkan gerakan tarian serempak yang semakin melarutkan suasana.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X