Produser Film Negeri Dongeng Optimistis Sabet Piala Citra di FFI 2017

Kompas.com - 25/10/2017, 18:00 WIB
(Dari kiri ke kanan) Produser Chandra Sembiring, sutradara Anggi Frisca, produser, dan Nadine Chandrawinata berkunjung ke redaksi Kompas.com di Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017). Mereka mempromosikan film dokumenter Negeri Dongeng yang akan tayang di bioskop pada 26 Oktober 2017. KOMPAS.com/Tri Susanto Setiawan(Dari kiri ke kanan) Produser Chandra Sembiring, sutradara Anggi Frisca, produser, dan Nadine Chandrawinata berkunjung ke redaksi Kompas.com di Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017). Mereka mempromosikan film dokumenter Negeri Dongeng yang akan tayang di bioskop pada 26 Oktober 2017.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Produser Chandra Sembiring merasa optimistis film dokumenter Negeri Dongeng akan menyabet Piala Citra atau FFI 2017 untuk kategori Dokumenter Panjang Terbaik.

"Dari pihak kami sih yakin," kata Chandra saat berbincang di kantor redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).

"Diserahkan kepada juri. Kami menghargai proses. Soal keyakinan kepada juri," timpal sutradara Anggi Frisca.

Dalam kategori Dokumenter Panjang Terbaik, Negeri Dongeng bersaing dengan Badala Bala Sinema, Banda: The Dark Forgotten Trail, Bulu Mata, Ibu (An Extraordinary Mother), dan Tarling Is Darling.

Secara mekanisme, lanjut Chandra, film Negeri Dongeng sudah sesuai kriteria dan prosedur yang ditentukan oleh panita FFI. Contohnya, sudah diputar lewat special screening pada 17 Agustus 2017 lalu di Makassar.

[Baca juga : Negeri Dongeng, Pendakian di 7 Gunung Tertinggi di Indonesia]

Sebelum itu, Negeri Dongeng juga sudah mengantongi sertifikasi lulus dari Lembaga Sensor Film (LSF).

"Jadi karena kami sudah tayang. Pas mereka minta itu sudah 3500 penonton, dan mereka punya mekanisme sendiri dan kami adakan special screening untuk asosiasi juri FFI dan sekarang masih proses penjurian," ujar dia.

[Baca juga : Nadine Chandrawinata Sempat Putus Asa Mendaki Gunung Carstensz]

Sekadar informasi, malam puncak pengumuman penghargaan akan digelar di Manado, Sulawesi Utara pada 11 November 2017.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X