Merasa Trauma, Saksi Korban Tak Mau Bertemu dengan Gatot Brajamusti

Kompas.com - 21/11/2017, 19:02 WIB
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sidang untuk kasus tindakan asusila yang diduga dilakukan oleh terdakwa Gatot Brajamusti, dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), dilanjutkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakrta Selatan, Selasa (21/11/2017).

Saksi-saksi yang dihadirkan adalah korban berinisial CTP berikut kedua orangtua korban. JPU Hadiman mengatakan bahwa korban meminta agar tidak dipertemukan dengan terdakwa selama sidang.

"Tadi korban menyampaikan ke kami, di persidangan tidak mau ketemu terdakwa sehingga minta (terdakwa) dikeluarkan (dari ruang sidang)," ujar Hadiman kepada para peliput ketika sidang dihentikan sementara.

"Alasannya korban merasa takut, cemas, dan trauma," sambung Hadiman.

Baca juga: Saksi untuk Kasus Gatot Brajamusti Mengundurkan Diri dari Sidang

Alasan itulah yang akhirnya membuat Majelis Hakim PN Jakarta Selatan memenuhi permintaan saksi korban.

Menurut Hadiman, Gatot Brajamusti juga tidak berkeberatan. Gatot akhirnya menunggu sidang selesai di luar ruang sidang. Gatot dikawal oleh beberapa polisi.

"Gatot tidak keberatan," ucap Hadiman.

Sidang untuk kasus tindakan asusila yang diduga dilakukan oleh terdakwa Gatot Brajamusti dilangsungkan sesudah sidang kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal dan satwa liar oleh Gatot.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.