Reza Artamevia Membuat Para Penonton "Baper"

Kompas.com - 26/11/2017, 15:18 WIB
Reza Artamevia tampil dalam The 90s Festival 2017 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Utara, Sabtu (25/11/2017) malam. Festival ini menghadirkan sejumlah artis musik populer pada era 1990-an, antara lain, Sixpence None The Richer, Dewa 19 featuring Ari Lasso, KLa Project, The Groove, Bragi, P-Project, Potret, dan Neo. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIReza Artamevia tampil dalam The 90s Festival 2017 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Utara, Sabtu (25/11/2017) malam. Festival ini menghadirkan sejumlah artis musik populer pada era 1990-an, antara lain, Sixpence None The Richer, Dewa 19 featuring Ari Lasso, KLa Project, The Groove, Bragi, P-Project, Potret, dan Neo.
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Dengan nyanyian-nyanyian lamanya, dari era 1997 hingga 2002, dan olah vokalnya yang patut dipuji, Reza Artamevia (42) membuat para penonton The 90s Festival 2017 di Jakarta pada Sabtu (25/11/2017) malam hanyut dalam nostalgia dan "baper" (terbawa perasaan).

Di Toped Stage, salah satu panggung dalam festival musik lintas genre yang diadakan di  Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Utara, Reza membuka pertunjukannya dengan "Satu yang Tak Bisa Lepas".

Lagu tersebut merupakan bagian dari album pertama Reza, Keajaiban, yang dirilis pada 1997.

Reza--yang berambut pirang bergelombang serta mengenakan busana serba hitam, yaitu blus berupa kemben berlapis tule, jaket beraksen gemerlap di bagian lengan atas, dan celana panjang ketat mengilap--tampil menawan.

Tak ada satu pun lantunannya yang tidak dinyanyikan bareng oleh para penonton.

"Karena ini malam Minggu, Saudara-saudara, boleh kita sambung dulu lagu 'baper'-nya," katanya. "Cinta Kita" lalu dibawakannya.

Sebelum membawakan "Aku Wanita", Reza kembali menyapa para penonton.

"Sebenarnya saya cuman dapat jatah enam lagu. Pokoknya, kita nyanyi terus, happy terus, thank you so much," ujarnya.

Reza juga menyuguhkan "Cinta Kan Membawamu Kembali".

"Kemana pun kita pergi, kita akan kembali di mana kita dicintai," ucapnya sebelum melantunkan lagu tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X