Kata Maudy Ayunda, Punya Mimpi Itu Penting

Kompas.com - 08/12/2017, 13:47 WIB
Maudy Ayunda di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGMaudy Ayunda di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).
|
EditorIrfan Maullana


JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran yang juga vokalis Maudy Ayunda berpendapat bahwa generasi muda harus memiliki mimpi. Hal itu diungkapkan Maudy saat ditemui di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

"Penting sekali menurut aku, karena hidup itu tetap berlanjut kalau kita mau sampai ke sebuah titik. Kita harus berani mencapainya, karena dari titik itulah kita tahu langkah-langkah apa yang akan kita ambil," ucapnya.

Bagi yang belum memiliki mimpi, pemain film Trinity, the Nekad Traveller itu memberikan kiatnya.

"Cara aku sebenarnya lewat passion sih. Jadi aku tuh menanyakan ke diri sendiri, kalau mau kuliah tuh mau ngambil apa, jadi aku ngelihat waktu high school itu aku sukanya ini, itu. Jadi aku mengambil ke arah economic sebenarnya," katanya.

Baca juga : Ingin Lanjutkan Kuliah di AS, Maudy Ayunda Belum Pilih Jurusan

Maudy sendiri termasuk pemimpi jangka pendek yang tak pernah lelah untuk mewujudkannya.

"Mimpinya aku banyak versinya jadi kalu aku lebih kaya short term sih. Jadi aku tahu misalnya dua tahun ke depan mau ngapain," ungkapnya.

"Terus aku punya generic dream banget, misalnya aku mau melakuin sesuatu, pendidikan atau literasi. Aku juga mengalir dalam struktur, tetap aku biarkan juga mau jadi apa," imbuhnya.

Baca juga : Soal Liburan Akhir Tahun, Maudy Ayunda Tunggu Adik Pulang dari Inggris



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X