Is: Banyak yang Minta Payung Teduh Gelar Konser Spesial

Kompas.com - 19/12/2017, 22:22 WIB
Band Payung Teduh merilis album ketiga yang bertajuk Ruang Tunggu di Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANBand Payung Teduh merilis album ketiga yang bertajuk Ruang Tunggu di Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis Mohammad Istiqamah Djamad atau Is mengatakan, bahwa banyak orang-orang yang meminta agar Payung Teduh menggelar konser spesial.

Konser itu dimaksudkan untuk melepas Is sebelum pamit bersama Payung teduh pada 1 Januari 2018 mendatang. Selain itu, juga untuk menandai perilisan album ketiga bertajuk Ruang Tunggu.

"Banyak yang mengusulkan itu, tapi saya enggak mau terkesan jadi kayak, 'Ah ini intrik yang diciptakan manejemen biar albumnya meledakn'," kata Is dalam jumpa pers di Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).

Menurut Is, hal tersebut bukanlah sesuatu yang dipikirkan olehnya, personel lain, maupun manajemennya. Is berujar, Payung Teduh kini baru memulai sepak terjangnya.

[Baca juga : Salatiga Jadi Kota Terakhir Penampilan Is bersama Payung Teduh ]

"Payung Teduh justru baru memulai. Kemarin Payung Teduh berkarya membuat identitasnya. Kalau dibilang saat ini puncak kejayaan Payung Teduh, itu terlalu egois, jangan menilai terlalu dini, karena kita enggak tahu Payung Teduh bisa jadi seperti apa di masa depan," kata dia.

"Saya pun habis ini bisa makin terpuruk atau gimana enggak tahu, enggak mau peduli. Ikuti kata hati saya mau berkarya, teman-teman ingin berkarya. Dan kalau dilarang, ya masa ketemu terus enggak boleh pisah? Terlalu enggak manusiawi dong? Engga kayak dunia ini dong?" sambungnya.

[Baca juga : Payung Teduh Butuh Istirahat]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X