Kuasa Hukum: Jennifer Dunn Menangis Cukup Lama

Kompas.com - 06/01/2018, 14:42 WIB
Jennifer Dunn digelandang masuk rutan narkoba Polda Metro Jaya, Sabtu (6/1/2018) Stanly RavelJennifer Dunn digelandang masuk rutan narkoba Polda Metro Jaya, Sabtu (6/1/2018)
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang penahanan, artis peran Jennifer Dunn menunjukkan sikap berbeda dibandingkan dengan sehari setelah ditangkap pada 1 Januari 2018 lalu.

Jika saat itu Jennifer tampak tersenyum semringah, kondisi berbeda justru tampak pada Jumat (5/1/2018) kemarin, pemain film Buruan Cium Gue itu meluapkan kesedihannya.

Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum Jennifer, Pieter Ell, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018).

"Ya kemarin sempat menangis, sempat menangis yang cukup lama ya, menyesal," katanya.

Selebihnya, tak banyak yang bisa ia sampaikan perihal pertemuannya dengan Jennifer kemarin. Pieter mengaku lebih banyak memberikan pemahaman hukum kepada kliennya itu.

Baca juga : Jennifer Dunn Ditahan karena Dikhawatirkan Ulangi Perbuatan

"Tugas saya sebagai kuasa hukum bagaimana memberikan penjelasan secara hukum. Sudah beberapa hari terakhir ini secara continue saya bertemu untuk memberikan pemahaman secara hukum, kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi seperti apa," ujar Pieter.

"Sehingga secara mentah bisa menghadapi kemungkinan yang terjelek sekali pun, bisa menghadapi," imbuhnya.

Pieter menambahkan, kasus penyalahgunaan narkotika yang menimpa Jennifer hingga tiga kali itu ia anggap sebagai sebuah musibah.

Baca juga : Sebelum Digelandang ke Rutan, Jennifer Dunn Jalani Pemeriksaan Kesehatan

"Ya namanya aja musibah, kita menyebrang di jalan aja kan, siapa juga yang mau ditabrak sama mobil kan. Namanya kan musibah enggak ada yamg meminta. Ini kan masih proses hukum, masih terlalu dini ya. Kami mengikuti semua proses hukum ini, kami persuasif JD juga sudah siap segala sesuatunya," ucap Pieter.

Jennifer Dunn ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya di kediamannya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 17.30 WIB. Ia diduga telah melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.