Berlikunya Kisah Onggy dalam Teaser Terbang Menembus Langit

Kompas.com - 13/01/2018, 14:25 WIB
Film Terbang Menembus Langit. KOMPAS.com/ Tri SusantoFilm Terbang Menembus Langit.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah produksi Demi Istri Production merilis teaser film Terbang Menembus Langit pada Jumat (12/1/2017).

Teaser berdurasi 1 menit itu dibuka dengan perjamuan makam malam sebuah keluarga etnis tionghoa. Sosok Onggy kecil membicarakan tentang masa depannya.

Kemudian cerita berlanjut ke masa Onggy remaja, yang diperankan oleh Dion Wiyoko. Ia bercengkrama dengan seorang karakter yang diperankan oleh artis peran Marcel Darwin.

Lagi-lagi, perbincangan masa depan menjadi topik yang dibahas Onggy. Onggy memiliki tujuan untuk mengubah kehidupannya agar menjadi lebih baik. Namun, rencana Onggy mendapatkan tantangan dan rasa pesimis dari keluarganya.

[Baca juga : Dion Wiyoko Pernah Khawatir Istrinya Cemburu ]

Di bagian lain, Onggy merintis sebuah bisnis dan menikah dengan Candra (Laura Basuki). Kehidupan Onggy pasang surut. Onggy pun mendapatkan pesan dari sang ayah untuk menjaga nama baik keluarga. Sementara di akhir teaser, tampak Laura terjebak dalam sebuah kerusuhan.

Lewat rilis yang diterima Kompas.com, produser Susanti Dewi mengatakan bahwa film tersebut merupakan kisah nyata ketika ia dan sutradara Fajar nugros berpelesir ke sebuah tempat di Kalimantan. 

"Cerita ini kami temukan dalam perjalanan saya dan Fajar di Kalimantan. Kami merasa bahwa ini adalah kisah di mana banyak orang bisa relate. Ketika kemiskinan dan minoritas seolah adalah tembok besar yang mengungkung dan membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa dan seolah masa depan suram," ujar dia.

"Ternyata semua bisa berubah kalau seseorang mempunyai tekad yang kuat. Saya rasa hal-hal itu banyak orang bisa relate tapi sekaligus bisa menjadi inspirasi," sambung Susanti.

[Baca juga : Untuk Terbang, Menembus Langit, Fajar Nugros Keluar dari Zona Nyaman ]

Sementara itu, sutradara Fajar punya pandangan yang sama ketika harus menggarap cerita tersebut.

"Sebagai sutradara dan penulis, sangat menarik dan menantang bagi saya untuk bisa menerjemahkan kisah hidup seseorang yang sangat menarik ke layar lebar,” ujar Fajar.

Selain Dion dan Laura, sederet nama ikut bermain dalam film tersebut. Mereka adalah Baim Wong, Delon Thamrin, Chew Kin Wah, Aline Adita, Melisa Karim, Dinda Hauw, Marcel Darwin, Dayu Wijanto,Indra Jegel, Fajar Nugra, Mamat Alkatiri, dan Erick Estrada.

Saat ini, film tersebut sedang dalam tahap pascaproduksi. Rencananya film ini akan tayang di jaringan bioskop pada April 2018.

[Baca juga : Fajar Nugros Ibaratkan Jakarta Undercover seperti Batman]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X