Via Vallen Akhirnya Rilis Album Nasional

Kompas.com - 18/01/2018, 19:58 WIB
Penyanyi dangdut Via Vallen saat meluncurkan album bertajuk Sayang di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2018). KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung Penyanyi dangdut Via Vallen saat meluncurkan album bertajuk Sayang di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2018).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com--Setelah meniti karir sejak tahun 2005, penyanyi dangdut Via Vallen akhirnya merilis album nasional pertamanya bertajuk "Sayang".

Nama Via Vallen di kalangan penikmat dangdut koplo pantura memang sudah tak asing lagi. Terlebih, setelah ia tergabung dalam orkes dangdut ternama seperti New Pallapa, SERA, Monata dan lainnya.

Namun, album kali ini disebut Via sebagai album nasional pertamanya.

"Saya senang banget, karena ini album nasional pertama Via. Via merasa bangga dan bersyukur, karena akhirnya album nasional Via bisa didengarkan oleh banyak orang di Indonesia," ungkapnya dalam peluncuran album "Sayang" di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2018).

[Baca juga : Dituduh Sombong pada Penggemar, Via Vallen Angkat Bicara ]

Album berisi 10 lagu ini akan menghadirkan lagu dangdut koplo khas Via Vallen. Salah satu hits yang paling populer bertajuk "Sayang" mengisi track di album ini.

"Lagu Jawanya cuman satu, sisanya Indonesia. Ada yang koplo, tapi 90% dangdut remix," ujarnya.

CD yang berhiaskan foto Via berdandan ala Korea tersebut tampak manis dan bernuansa merah muda.

"Mungkin karena tajuknya ‘Sayang’ dan identik dengan pink dan putih," katanya.

[Baca juga : Ada yang Nekat Cium Tangan Via Vallen ]



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X