Rich Brian Terinspirasi Joe Taslim

Kompas.com - 05/02/2018, 10:30 WIB
Aksi Rich Chigga membuat penonton larut dalam kemeriahan saat acara Djakarta Warehouse Project 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (16/12/2017). Mengganti nama panggungnya menjadi Rich Brian, ia merilis album perdananya, Amen, di Amerika Serikat. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIAksi Rich Chigga membuat penonton larut dalam kemeriahan saat acara Djakarta Warehouse Project 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (16/12/2017). Mengganti nama panggungnya menjadi Rich Brian, ia merilis album perdananya, Amen, di Amerika Serikat.
|
EditorKistyarini

KOMPAS.com - Penyanyi hip hop Indonesia yang tengah naik daun, Rich Brian (sebelumnya berjuluk Rich Chigga), mengaku mengidolakan aktor laga Joe Taslim. Sampai-sampai ia menyebut diri sebagai Joe Taslim kedua.

Hal itu Brian katakan dalam wawancara dengan Vulture saat ditanya mengenai apa yang mungkin ia lakukan lima tahun mendatang, seperti Kompas.com, Senin (5/2/2018).

"Saya merasa akting adalah apa yang sebenarnya ingin saya lakukan. (Dalam sebuah film Amerika?) untuk menjadi seperti Joe Taslim kedua," kata Brian sambil tertawa.

Pemuda kelahiran 2 September 1999 ini mengaku takjub hingga termotivasi akan pencapaian Joe dalam karier aktingnya. Dari film The Raid hingga menembus Hollywood.

"Pria ini, Joe Taslim, dia adalah salah satu aktor. Setelah film itu (The Raid) keluar, dia mendapat peran di Fast & Furious 6. Itu bahkan bukan peran yang besar, dia salah satu dari penjahatnya," kata pemilik nama lengkap Brian Imanuel itu.

"Meski begitu, sebagai anak kecil, aku melihatnya ya ampun. Itulah pertama kalinya orang Indonesia masuk ke Hollywood. Saya yang 'ini gila', saya sangat iri dan sangat termotivasi dan begitu terdorong pada saat bersamaan," ujarnya lagi.

Baca juga : 5 Hal Menarik tentang Rich Brian

Selain Joe, Brian juga menggemari film The Raid garapan sutradara Gareth Evans. Sama seperti aktornya, film tersebut juga memberinya motivasi untuk mengembangkan kariernya sebagai penyanyi.

Baca juga : Dengan Amen, Rich Brian Cetak Sejarah di Amerika

"Oh, pasti (suka The Raid). Yang kedua sangat bagus. Yang pertama bagus, tapi jika kau menonton lagi The Raid 2, plotnya sangat rumit. Sinematografinya. Juga The Raid adalah bagian motivasi saya yang cukup besar dan mendorongku melakukan hal ini (berkarier di AS)," ucap Brian.



Sumber Vulture
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X