Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Putri Sang Ratu Dangdut Terjerat Narkoba

Kompas.com - 19/02/2018, 08:14 WIB
Andi Muttya Keteng Pangerang,
Kistyarini

Tim Redaksi

"Mau kami dalami karena keterangannya berubah-ubah. Tapi yang jelas proses pembelian barang ini mereka titipkan ke M untuk mencari barangnya," kata Kasubdit 1 Detreserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak.

Ia mengatakan, untuk sementara pengakuan dari para tersangka adalah sabu tersebut dipakai hanya untuk kesenangan pribadi.

Diduga pengedar

Penyidik Polda Metro Jaya terus berusaha menggali informasi dan menyelidiki lebih dalam lagi soal motif para tersangka.

Sebab, beberapa barang bukti mengindikasikan ke kemungkinan bahwa ada tujuan lain Dhawiya cs membeli sabu selain untuk kepentingam pribadi.

"Kami masih mendalami kembali apakah yang bersangkutan semua (keempat tersangka) itu pengguna atau pengedar. Tapi untuk tes urine, semuanya positif (mengonsumsi sabu)," ujar Argo.

Dugaan tersebut berdasarkan temuan banyaknya klip plastik kecil, timbangan elektronik, gulungan kertas aluminium foil, dan lainnya.

Kasubdit 1 Detreserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak menambahkan bahwa pihaknya masih menyelidiki dugaan Dhawiya dan Muhammad sebagai pengedar.

Baca juga : Kronologi Anak-anak Elvy Sukaesih Diciduk Polisi karena Narkoba

"Yang bersangkutan benar pacaran, cuma kami masih mendalami apakah M ini adalah salah satu pengedar di wilayahnya, kami dalami. Nanti didalami apakah berkaitan dengan pendistribusiannya," ujar Calvijn.

Selain itu Muhammad cukup lihai ketika menyembunyikan sabu pada bagian atas celana jeans-nya.

Baca juga : Tiga Hari, Tiga Artis Diciduk karena Narkoba

"Dipikir tidak akan ketahuan. Tapi karena kejelian dari penyidik menggeledah badan, kami bisa menemukan ini," kata Argo lagi sambil menunjukkan klip plastik berisi sabu dan celana jeans milik Muhammad.

"Dimodifikasi, disilet untuk taruh itu. Sebenarnya ini bukan modus baru yah. Kami hampir dikelabui memang pada saat itu. Dan ternyata ada anggota kami yang jeli, dia menyampaikan ke M 'ada kok ini (plastik sabu), coba kamu buka'," timpal Calvijn.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Reaksi Sekutu AS soal Kebijakan Tarif Trump, Jepang-Eropa Menyesal
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau