Hari Musik, Tompi Senang Masih Banyak Orang Suka Nonton Konser

Kompas.com - 11/03/2018, 07:28 WIB
Musisi Tompi saat ditemui di Hotel Shangrila Jakarta, Sabtu (10/3/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraMusisi Tompi saat ditemui di Hotel Shangrila Jakarta, Sabtu (10/3/2018).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Teuku Adifitrian atau yang akrab disapa Tompi mengaku masih prihatin dengan kondisi dunia musik di Tanah Air.

Salah satunya masalah penghargaan terhadap karya musik yang masih kurang. Menurut dia, masih banyak masyarakat lebih memilih membeli karya musik bajakan ketimbang yang asli.

Hal ini disampaikan Tompi berkaitan dengan Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret.

"Memang kesadaran untuk mengkonsumsi barang yang bukan bajakan masih rendah. Orang masih senang yang gratisan," ucap Tompi saat ditemui di Hotel Shangrila Jakarta, Sabtu (10/3/2018).

Namun, di sisi lain Tompi cukup senang dengan antusiasme masyarakat Indonesia yang masih suka datang menyaksikan konser musik. Hal itu membuat kekecewaannya terobati.

"Untungnya, keinginan orang untuk nonton konser masih tinggi. Jadi masih ketutuplah kekecewaan kami dari situ," tuturnya.

Tompi juga menyinggung pemerintah yang cukup mendukung musik Indonesia. Salah satunya lewat acara konferensi musik Indonesia yang diadakan di Ambon pada 7 hingga 9 Maret.

Acara yang dimotori penyanyi Glenn Fredly tersebut melibatkan banyak musisi dan juga pihak pemerintah.

Baca juga : The Overtunes: Hari Musik Nasional, Saatnya Apresiasi Musik Indonesia

Tompi mengatakan, banyak hal dibahas dalam kegiatan tersebut, dari industri musik hingga ekosistem yang akan berlangsung di dunia musik.

"Di-support Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif), kementerian-kementerian. Pak Jokowi sebagai Presiden juga mendukung langsung," kata penyanyi yang tergabung dalam Trio Lestari bersama Glenn dan Sandhy Sondoro itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X