Bekraf Akan Bertemu Efek Rumah Kaca untuk Selesaikan Masalah

Kompas.com - 12/03/2018, 07:55 WIB
Triawan Munaf diabadikan usai konferensi pers Indonesian Creatif Incorporated (ICINC) oleh Bekraf  di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGTriawan Munaf diabadikan usai konferensi pers Indonesian Creatif Incorporated (ICINC) oleh Bekraf di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Ekonomi Kreati ( Bekraf) Triawan Munaf mengatakan bahwa pihaknya akan bertemu dengan personel Efek Rumah Kaca ( ERK).

Pertemuan itu untuk membahas mundurnya ERK dari delegasi Bekraf untuk festival South by South West ( SXSW) 2018, yang diselenggarakan di Austin, Texas, Amerika Serikat, pada 9-17 Maret 2018 waktu setempat.

"Sebelum mereka pergi ke Austin, Texas, nanti malam kita akan bertemu," ujar Triawan saat dihubungi, Minggu (11/3/2018).

Triawan akan memanggil para jajaran terkait Bekraf untuk mencari tahu penyebab masalah. Secara pribadi, Triawan sudah berkomunikasi lewat telepon dengan perwakilan ERK.

"Semalam sudah bicara dengan santun, dengan baik, dan enggak ada masalah kok. Orang-orang ini memang orang yang peduli bahwa jangan sampai ada anggaran yang dimain-mainkan, mereka peduli sekali," kata Teiawan.

Sebelumnya, ERK menyatakan mengundurkan diri karena mendapati kejanggalan pada harga tiket pesawat pergi-pulang Jakarta-Austin-Jakarta yang dipasang oleh agen travel yang ditunjuk oleh Bekraf.

ERK juga menyatakan bahwa mereka akan tetap berangkat ke SXSW dengan dana yang mereka cari sendiri.

Dalam siaran pers lewat akun media sosial, Bekraf menyatakan bahwa pemesanan tiket fleksibel dilakukan untuk keleluasaan penumpang mengubah jadwal penerbangan, tanpa denda dan biaya tambahan.

Bekraf juga menjatah hanya lima personel ERK yang berangkat. Karena menggunakan uang negara, Berakf juga harus mengajukan surat izin atas nama masing-masing personel ke Sekretariat Negara untuk nantinya dilampirkan dalam lembar pertanggungjawaban.

Baca juga : Efek Rumah Kaca Jelaskan Alasan Undur Diri dari Delegasi Bekraf ke AS

Bekraf pun tidak dapat menyerahkan rincian anggaran tiket perjalanan lima delegasi ERK, yang nantinya digunakan untuk membeli lebih lima tiket. Hal itu bertentangan dengan aturan keuangan pemerintahan.

Lebih lanjut Triawan mengatakan, masalah-masalah administrasi keuangan negara memang tidak sederhana yang dipikirkan oleh orang awam.

"Memang ada masalah-masalah admnistrasi keuangan negara yang memang juga tidak sederhana. Jadi kalau orang awam itu, seperti kita juga dulu, bingung. Kenapa mesti gini, kenapa mesti gitu, gitu kan ya. Nah, ini nanti makanya kami mau duduk bersama nanti sore atau malam," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X