Alami Pelecehan Seksual, Hannah Al Rashid Maki-maki Pelakunya

Kompas.com - 21/03/2018, 14:34 WIB
Hannah Al Rashid berpose di Goethe-Institut Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018). KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanHannah Al Rashid berpose di Goethe-Institut Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Hannah Al Rashid menceritakan pengalamannya pernah dilecehkan di jalanan Jakarta. Tidak hanya secara verbal berupa kata-kata porno, tetapi juga secara fisik.

Aktris kelahiran London, 25 Januari 1986, ini mengaku mengalami pelecehan itu hampir setiap hari.

"Kalau orang naik motor terus grepein saya, memegang badan dan tubuh saya, lalu kabur sudah pernah di jalan juga," kata Hannah dalam wawancara di Goethe-Institut Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018).

Pengalaman pelecehan seksual yang menurut dia paling ekstrem, ada seorang pria yang mengeluarkan alat kelaminnya. Hal itu dialaminya dua kali.

Baca juga : Hannah Al Rashid Sempat Tersandung Masalah Bahasa

"Saya lagi jalan terus tiba-tiba melihat saya dengan mata yang aneh, ngeluarin alat kelaminnya, masturbasi di depan saya di siang bolong," ungkapnya.

Artis peran Hannah Al Rashid saat diabadikan di Dmall, Depok, Jawa Barat, Senin (26/6/2017).KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung Artis peran Hannah Al Rashid saat diabadikan di Dmall, Depok, Jawa Barat, Senin (26/6/2017).
Kejadian itu pun membuat Hannah geram. Ia berani mengejar dan memaki-maki orang tersebut.

"Ya, kadang jadi perempuan harus stand up, speak up, berani. Hal itu harus ditunjukkan kepada lelaki agar laki tahu bahwa itu membuat kami tidak nyaman dan agar laki-laki tahu itu tidak baik," ucapnya.

Baca juga : Hannah Al Rashid Sendirian Rayakan Lebaran

Hannah tidak malu menceritakan pengalaman buruknya itu melalui akun media sosialnya agar menjadi pembelajaran untuk para wanita.

"Ternyata pas saya share di Instagram dari followers saya, dapet banyak ratusan DM dari followers saya dengan pengalaman yang serupa," ujarnya.

"Ini sebenarnya big issues, lho. Tapi masih banyak yang menganggap permasalahan ini tabu. Bagaimana kita cari solusi nantinya. Karena banyak wanita yang akan jadi korban," ujar Hanna.

Baca juga : Hannah Al Rashid Jadi Kaki Tangan Roy Marten dalam Do[s]a

Hannah Al Rashid menghadiri acara gala premiere Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016) malam.KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Hannah Al Rashid menghadiri acara gala premiere Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016) malam.

Kompas TV Korban pun langsung melaporkan kejadian pelecehan ke pihak kepolisian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X