Dikritik Usai Berfoto di Holocaust Memorial, Syahrini Beri Penjelasan

Kompas.com - 24/03/2018, 19:28 WIB
Syahrini saat take vokal di Studio milik Melly Goeslaw, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (22/02/2018). Ia menjalani proses rekaman ini untuk soundtrack film terbarunya yang berjudul Bodyguard Ugal-Ugalan yang akan rilis pada bulan Juli mendatang. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISyahrini saat take vokal di Studio milik Melly Goeslaw, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (22/02/2018). Ia menjalani proses rekaman ini untuk soundtrack film terbarunya yang berjudul Bodyguard Ugal-Ugalan yang akan rilis pada bulan Juli mendatang.


JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Syahrini mendapat kritik pedas dari masyarakat dan warganet karena berfoto dan mengunggah Instagram Story di Holocaust Memorial di Jerman.

Untuk diketahui, monumen ini dibangun untuk mengenang para korban pembantaian Nazi, yang dipimpin Hitler. Karena itu, wisatawan yang datang diharuskan menjaga norma kesopanan dan tingkah laku.

Namun sebaliknya, Syahrini justru asyik mengabadikan tingkah lakunya dengan pose-pose centil di atas salah satu bagian tembok Holocaust Memorial.

Bahkan di salah satu Instagram Story-nya, Syahrini tampak berpose di antara tembok Holocaust sambil berkata, "Foto bisa ya? Bagus ya, tempat Hitler bunuh-bunuhan dulu".

Setelah panen kritikan, Syahrini langsung memberi klarifikasi melalui akun Instagram miliknya. Menurut pelantun "Sesuatu" itu, ia tak ingin menyinggung siapapun.

Baca juga : Plesiran ke Belanda, Syahrini Bakal Absen Lagi Jadi Saksi Kasus First Travel

"I Understand At The Criticism About My Instagram Posts From The Holocaust Memorial in Germany! But I want to make it clear to everybody that I truly never meant to disrespect or offend anybody or anybody’s religion," tulisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya paham kritikan tentang postingan Instagram saya dari Holocaust Memorial, Jerman. Tetapi saya ingin menjelaskan kepada semua orang bahwa saya benar-benar tidak pernah bermaksud untuk tidak menghormati atau menyinggung siapapun atau agama siapa pun," demikian bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Syahrini mengaku sangat mengagumi desain monumen tersebut yang membuatnya ingin mengambil foto dan video.

"I went to the Memorial as a tourist and, like so many other tourists there, was amazed at the design of it and wanted to take pictures and video (Saya pergi ke Memorial sebagai turis dan, seperti sebagian banyak turis lain di sana, takjub dengan desainnya dan ingin mengambil gambar dan video)," tulis Syahrini.

Belakangan Syahrini mengaku baru tahu bahwa berpose dan juga pengambilan gambar yang ia lakukan rupanya tidak pantas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.