Dua Animator Indonesia Ikut Garap Film "Avengers: Infinity War"

Kompas.com - 02/05/2018, 09:17 WIB
Renald Taurusdi, salah satu animator Indonesia yang mengerjakan efek visual film Avengers: Infinity War, diabadikan setelah wawancara ekslusif dengan Kompas.com di Marina Bay Sands, Singapura, Minggu (15/4/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRenald Taurusdi, salah satu animator Indonesia yang mengerjakan efek visual film Avengers: Infinity War, diabadikan setelah wawancara ekslusif dengan Kompas.com di Marina Bay Sands, Singapura, Minggu (15/4/2018).

Ia dan timnya juga berperan dalam penciptaan efek penghancuran.

"Tugas saya adalah membuat simulasi setelah animasi selesai. Simulasi untuk kostum atau untuk otot, rambut, segala macam. Lebih ke detail agar performance secara keseluruhan itu terasa nyata, audience percaya bahwa itu real," ujarnya.

"Jadi, kalau kayak baju pakai jaket kulit, saya harus bikin jaket itu sekaku kayak jaket beneran. Jadi, orang pas ngelihat langsung ngenalin, oh bahannya jaket kulit," lanjutnya.

Baca juga: Lima Momen Terbaik dalam Trailer "Avengers: Infinity War"

Namun, mereka tak bisa menyebut secara rinci animasi dan efek visual bagian mana saja yang  mereka kerjakan dalam Avengers: Infinity War.

Ronny hanya bisa menjelaskan bahwa dalam trailer seri ketiga Avengers tersebut mereka menggarap karakter Hulk, yang diperankan oleh Mark Ruffalo.

"Yang kami kerjakan secara spesifik sih enggak ada di trailer, tapi yang tim kami kerjakan ada. Beberapa shot Hulk buster, tim kami kerjain, tim Singapura yang kerjain," ucapnya.

"Kantor kami, Industrial Light & Magic, main office-nya di San Francisco (California, AS). Kantor lainnya di Singapura, Vancouver (Kanada), sama London (Inggris). Jadi, kami tuh kerjanya barengan satu produksi," ucapnya pula.

Bekerja untuk film-film blockbuster Hollywood
Ronny Gani, yang merupakan alumnus Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia, mengawali kariernya sebagai character animator di Infinite Frameworks Studios, Batam, pada 2006.

Selama bertahun-tahun, ia mengerjakan animasi untuk film-film blockbuster Hollywood, antara lain Pacific Rim (2013), Transformers: Age of Extinction (2014), Avengers: Age of Ultron (2015), Warcraft (2016), The Great Wall (2017), dan Ready Player One (2018).

Baca juga: Hari Ke-2 Pemutaran Film "Avengers: Infinity War", Cinema XXI Jual 1.000 Tiket

Sama halnya dengan Ronny, Renald Taurusdi, yang pernah menimba ilmu di Nanyang Technological University, Singapura, dalam bidang animasi digital, juga sudah berpengalaman mengerjakan film-film kenamaan.

Sebut saja Jurassic World (2015), Warcraft (2016), Teenage Mutant Ninja Turtles: Out of the Shadows (2016), Star Wars: The Last Jedi (2017), Kong: Skull Island (2017), dan Ready Player One (2018).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.