Teddy Adhitya Siapkan Perayaan Satu Tahun Album "Nothing is Real"

Kompas.com - 04/05/2018, 18:40 WIB
Penyanyi Teddy Adhitya berkolaborasi dengan musisi Candra Darusman saat Java Jazz Festival 2018 hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018) malam. Sejumlah penyanyi seperti Tesla Manaf, Dira Sugandi, Lee Ritenour, dan Dionne Warwick tampil tampil memeriahkan Java Jazz Festival 2018. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPenyanyi Teddy Adhitya berkolaborasi dengan musisi Candra Darusman saat Java Jazz Festival 2018 hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018) malam. Sejumlah penyanyi seperti Tesla Manaf, Dira Sugandi, Lee Ritenour, dan Dionne Warwick tampil tampil memeriahkan Java Jazz Festival 2018.


JAKARTA, KOMPAS.com - Selepas merilis single terbaru "Won’t Hurt You Tonight", penyanyi Teddy Adhitya kini tengah fokus mempersiapkan pertunjukan bertajuk "Teddy Adhitya - Nothing is Real Showcase".

Pertunjukan yang akan digelar di Teater Salihara, Jakarta Selatan, pada 27 Juni 2018 mendatang itu ditujukan untuk merayakan satu tahun album Nothing is Real karya Teddy Adhitya. 

Tidak hanya aksi yang penuh kesan, tetapi juga dengan atmosfer berbeda yang akan menjadikan panggung Teddy Adhitya kali ini memberikan pengalaman tidak terlupakan untuk mereka yang datang.

"Lebih dari pertunjukan Teddy Adhitya yang biasanya tersaji, sesuatu yang benar-benar berbeda akan dihadirkan dalam panggung ini," demikian Whistle Media Indonesia selaku media relasi Teddy Adhitya, Kamis (3/5/2018).

Baca juga : Teddy Adhitya Lebih Produktif Bikin Lagu Saat Patah Hati

"'Healer', track nomor 7 dalam album Nothing is Real didapuk menjadi single terbaru di mana akan dihadirkan perdana video klip tersebut dengan konsep yang belum dilakukan Teddy Adhitya sebelumnya," lanjutnya.

Kolaborasi dengan lighting designer Yoni Wijoyo juga dihadirkan untuk memberikan penyajian suguhan konser berbeda di mana Teddy Adhitya pribadi menginginkan sebuah pertunjukan yang membekas untuk mereka yang datang.

Kerja sama bersama Motionbeast untuk sisi visual, Harper Production untuk sound system dan Infopensi sebagai partner turut diharapkan bisa menjadikan sebuah ingatan yang terangkum melalui apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan selama "Teddy Adhitya - Nothing is Real Showcase" berlangsung.

Mereka yang datang juga akan menyaksikan pertunjukan Rayssa Dynta, penyanyi perempuan berbakat sebagi menu pembuka.

Tiket pertunjukan ini tersedia dengan dua paket berbeda. Rp 195.000 (tiket + t-shirt TedSquad + CD Nothing is Real Repackaged Version) dan Rp 325.000 (tiket + hoodie Nothing is Real + t-shirt TedSquad + CD Nothing is Real Repackaged Version).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X