Via Vallen Di-"bully" Warganet, Ernest Prakasa dan Arie Kriting Membela

Kompas.com - 06/06/2018, 06:26 WIB
Via Vallen diabadikan setelah menjadi bintang tamu program bincang-bincang di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGVia Vallen diabadikan setelah menjadi bintang tamu program bincang-bincang di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua komika Ernest Prakasa dan Arie Kriting membela Via Vallen setelah penyanyi dangdut itu mengungkap pesan tak sopan dari seorang pemain sepak bola.

Rupanya, tak sedikit yang menyalahkan Via karena dianggap mengumbar hal pribadi ke publik.

"Saya support apa yang dilakukan Via Vallen. Yang menyedihkan justru banyak yang anggap itu lucu," tulis Arie lewat akun Twitter-nya, @Arie_Kriting, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (6/6/2018).

"Makin aneh lagi banyak perempuan yang justru memojokkan Via Valen. Fanatisme makin meninggi, tapi empati makin kehilangan tempat," tambahnya.

Senada dengan Arie, Ernest juga menyayangkan banyak warganet yang malah mem-bully Via. Menurut sutradara film Susah Sinyal itu, Via sudah seharusnya berbicara ketika mengalami pelecehan verbal.

"Orang2 yg menyerang Via Valen sama saja melestarikan pelecehan. Kita seharusnya mendukung korban yg berani bicara, bukan justru membuat mereka lantas memilih diam!" tulis akun Twitter @ernestprakasa.

Sementara komika dan rapper Pandji Pragiwaksono terpikir untuk membuat sebuah konten khusus tentang perundungan siber karena Via Vallen.

"Kelly Marie Tran (aktris Hollywood), Via Vallen, dan banyak kasus serupa membuat gue berpikir apakah serial web “Komedi & Ketersinggungan” harus nambah 1 video lagi tentang Online Bully," tulis Pandji di Twitter.

Via mengungkap dugaan pelecehan verbal itu melalui fitur Insta Story di akun Instagram-nya, @viavallen, Selasa (5/6/2018).

Dalam foto dari bidik layar (screenshot), tampak pesan yang dikirim melalui direct message (DM) Instagram tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X