"Cahaya Dalam Sunyi" Bikin Dewi Sandra Kembali ke Dunia Tarik Suara

Kompas.com - 07/06/2018, 04:00 WIB
Dewi Sandra saat ditemui usai jumpa pers peluncuran klip video Cahaya Dalam Sunyi di kawasan kuningan,  Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018). KOMPAS.com/IRA GITADewi Sandra saat ditemui usai jumpa pers peluncuran klip video Cahaya Dalam Sunyi di kawasan kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan penyanyi Dewi Sandra bercerita tentang bagaimana lagu "Cahaya Dalam Sunyi" membuatnya kembali ke dunia tarik suara. Padahal Dewi telah berikrar meninggalkan dunia bernyanyi sejak beberapa tahun lalu.

Hal itu diceritakan Dewi Sandra saat ditemui usai jumpa pers peluncuran klip video Cahaya Dalam Sunyi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018).

"Kembali di dunia tarik suara itu karena ini, aku sebenarnya udah enggak mau dalam perjalanan aku sekarang ini kena distorsi yang mengingatkan aku pengin kembali lagi ke masa lalu aku," ucap Dewi bercerita.

"Tapi ketika Archie (produser) menceritakan proyek ini, terus demonya dikasih dengar sama dia. Visi misinya seperti apa, aku yang langsung oh my God ini bagus banget ya," sambungnya.

Baca juga: Dewi Sandra Tak Bisa Lepas dari Kurma Selama Ramadhan

Sebelum menerima tawaran itu, Dewi pun berdoa terlebih dahulu untuk meminta petunjuk. Bintang film Ayat Ayat Cinta 2 itu juga tak berani berbicara lebih dalam tentang rencananya di dunia tarik suara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan aku bawa dalam doa aku, shalat istikharah, mohon petunjuk dari Allah. Kalau enggak diridhai aku enggak usah ikutan," imbuhnya.

"Aku juga enggak mau terlalu semena-mena. Intinya kita menjalani ini, ini sudah berjalan, alhamdulillah ini adalah awal dari teman-teman. Mudah-mudahan gaungnya kerasa," tambah Dewi.

"Cahaya Dalam Sunyi" adalah sebuah lagu yang menyuguhkan gema takbir dalam bentuk visual untuk para penyandang tuna rungu.

Lagu yang diproduseri oleh Archie Wirija, Rilla Lusiana, dan Ifa Fachir itu melibatkan 33 musisi Indonesia dan Komunitas Tuli.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X