Rano Karno Tidak Akan Buat Sinetron Si Doel

Kompas.com - 23/07/2018, 15:39 WIB
Artis peran Rano Karno saat wawancara promo film Si Doel The  Movie di kantor redaksi Kompas.com, Jakarta, Selasa (17/7/2018). Film ini akan mulai tayang di bioskop mulai 2 Agustus 2018. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOArtis peran Rano Karno saat wawancara promo film Si Doel The Movie di kantor redaksi Kompas.com, Jakarta, Selasa (17/7/2018). Film ini akan mulai tayang di bioskop mulai 2 Agustus 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Rano Karno mengaku sudah tidak akan melanjutkan kisah Si Doel ke dalam format sinetron.

"Saya sudah enggak akan buat sinetronnya lagi," ujar Rano saat berkunjung ke kantor redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Palmerah Selatan, baru-baru ini.

Rano mengungkapkan beberapa pertimbangan. Ia mengatakan skema produksi dan jadwal tayang sinetron saat ini berbeda dengan saat sinetron Si Doel Anak Sekolahan diputar. Saat itu, sinetron pun tayang seminggu sekali.

"TV sekarang kan stripping, setiap hari. Kami sudah tahu sistem kerja stripping. Saya enggak sanggup hanya mengisi kantong saya saja, tapi menipu penonton," kata Rano.

"Nulis Si Doel itu susah, sangat susah, saya harus melihat dari segala sudut. Misalkan ada stasiun TV 'Bang bikin Si Doel, tayang seminggu sekali'. Saya siap," kata Rano.

Pertimbangan lain Rano adalah soal situasi dan kondisi para pemainnya. Rano tidak mungkin mengajak artis senior Aminah Cendrakasih, yang memerankan karakter Mak Nyak, menjalani shooting kejar tayang.

"Mak Nyak jangankan stripping, digotong aja sudah susah. Itu jadi pemikiran saya kenapa bikin film. Kebetulan saya belum pernah menyutradarai film, main film banyak," ujar Rano.

Pertimbangan-pertimbangan tersebut yang membuat Rano memutuskan untuk melanjutkan kisah sinetron Si Doel Anak Sekolahan ke dalam film.

Bahkan setelah film Si Doel The Movie pertama ini tayang, kata Rano, ia sudah punya rencana untuk melanjutkan sekuelnya.

"Saya akan kembali membuat film lagi (untuk sekuelnya)," ujar dia.

Si Doel The Movie dijadwalkan tayang di Indonesia pada 2 Agustus 2018. Namun sebelum itu, tepatnya pada Senin (23/7/2018), film tersebut menggelar gala premiere di Amsterdam, Belanda.

Baca juga: Cerita Kocak Mandra Shooting Si Doel di Belanda yang Bikin Ketawa



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X