Barasuara Lelang Baju untuk Korban Gempa Lombok

Kompas.com - 15/08/2018, 14:07 WIB
Grup Barasuara melelang kaus saat konser bertajuk Guna Manusia pada gelaran Liztomania volume 4 di Gedung Kesenian Jakarta, Selasa (14/8/2018). Hasil penjualan kaus disumbangkan bagi korban gempa di Lombok. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOGrup Barasuara melelang kaus saat konser bertajuk Guna Manusia pada gelaran Liztomania volume 4 di Gedung Kesenian Jakarta, Selasa (14/8/2018). Hasil penjualan kaus disumbangkan bagi korban gempa di Lombok.

JAKARTA, KOMPAS.com- Grup musik Barasuara terpilih menjadi bintang panggung Konser Liztomania Vol.4 yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2018).

Barasuara berhasil memukau para penonton dengan lagu-lagu andalan mereka seperti "Sendu Melagu", "Nyala Suara" "Taifun", "Menunggang Badai" dan beberapa lagu baru yakni "Seribu Racun" dan "Pikiran & Perjalanan".

Sebelum menutup aksi panggungnya, grup musik yang dihuni oleh Iga Massardi (vokalis dan gitar), Gerald Situmorang (bass), Marco Steffiano (drum), TJ Kusuma (gitar) Asteriska Widiantini (vokal) dan Puti Chitara (vokal) itu membuka lelang baju untuk korban gempa bumi di Lombok.

"Izinkan kami membuka lelang untuk sahabat-sahabat di Lombok. Ini baju official Barasuara yang baru banget keluar," kata Iga.

Lelang pun dibuka dari harga Rp 500.000. Baju itu akhirnya terjual dengan harga Rp 3,5 juta.

Setelah itu Barasuara kembali tampil energik saat berkolaborasi dengan Institut Musik Jalanan (IMJ).

Suguhan musik Barasuara dilapisi sentuhan suara musik tradisional dari IMJ dalam lagu "Bahas Bahasa" menjadi perpaduan apik yang menghipnotis para penonton.

Iga dan kawan-kawan pun menutup penampilannya dengan tidak biasa.

"Api dan Lentera" menjadi lagu terakhir Barasuara malam itu. Saat ditengah lagu, Gerald sambil memainkan bass nya turun panggung dan memilih seorang penonton untuk menggantikannya.

Disusul Iga yang menyerahkan gitarnya pada penonton lain, serta Marco yang beranjak dari kursi singgahsananya. Tiga penonton beruntung itupun menunjukan kemampuan mereka di atas panggung.

Melihat penonton lain yang sudah tidak bisa menahan diri dengan kemeriahan itu, Iga pun mengajak mereka untuk naik ke atas panggung. Mereka melompat dan tenggelam dalam suasana.

Baca juga: Barasuara Mengentak Panggung Liztomania di Gedung Kesenian Jakarta



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X