Jadi Bapak dari Ahok, Denny Sumargo Lakukan Riset

Kompas.com - 07/09/2018, 12:42 WIB
Denny Sumargo ditemui usai jumpa pers peluncuran teaser Film A Man Called Ahok di Metropole XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018). KOMPAS.com/IRA GITADenny Sumargo ditemui usai jumpa pers peluncuran teaser Film A Man Called Ahok di Metropole XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Denny Sumargo (36) berperan sebagai Kim Nam, ayah dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok semasa muda, dalam film A Man Called Ahok.

Untuk itu ia harus melakukan riset mengenai Kim Nam.

"Jadi bapak dari Ahok pas muda ya," ucap Denny dalam jumpa pers peluncuran teaser film A Man Called Ahok di Metropole XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018).

"Saya berterima kasih sekali. Jujur saya enggak nyangka dikasih kesempatan sejauh itu. Awal mulanya saya ditawari jadi Basuki, kemudian saya didaulat menjadi bapak muda," lanjutnya.

Baca juga: Bertemu 3 Jam di Mako Brimob, Daniel Mananta Pelajari Ahok

Bukan hal yang mudah bagi Denny Sumargo untuk menjadi Kin Nam. Selain melakukan riset langsung ke Belitung Timur, Denny juga banyak berdiskusi dengan Chew Kin Wah, pemeran Kin Nam di masa tua.

"Buat saya itu PR (pekerjaan rumah) yang cukup berat, karena jujur saya enggak tahu menahu tentang karakter, figur dari Papa seorang Pak Ahok, Kim Nam. Jadi, saya banyak berkolaborasi aja dengan Chew Kin Wah. Jadi, saya coba membangun karakter itu dengan baik," tuturnya.

"Riset yang berikutnya saya lakukan adalah bertanya ke warga Belitung yang mengenal, pernah merasakan sentuhannya. Dari situ aja saya tampung ke ruang imajinasi saya," sambungnya.

Baca juga: A Man Called Ahok, Cerita tentang Hubungan Ayah dengan Anak

Kin Nam merupakan orang yang memiliki rasa yang sangat dalam mengenai kehidupan dan sekitarnya. Ia membentuk karakter Ahok dengan didikan yang keras dan kedisiplinan yang tinggi.

"Yang pasti, ada satu hal saya lihat, ada satu pesan yang ingin disampaikan, bahwa figur Pak Ahok sendiri tidak mungkin ada tanpa sosok ayah yang begitu keras tegas," ujarnya.

"Ada makna yang begitu luas yang ingin disampaikan bapak dari Pak Ahok, bahwa dunia ini udah keras dan kalau kamu tidak siap menghadapinya kamu akan hancur," imbuhnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X