Produser Crazy Rich Asians Rekrut Joko Anwar untuk Produksi Film Indonesia

Kompas.com - 11/09/2018, 17:44 WIB
Sutradara Joko Anwar dalam jumpa pers film Gundala di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Selatan Pusat, Rabu (4/4/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Sutradara Joko Anwar dalam jumpa pers film Gundala di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Selatan Pusat, Rabu (4/4/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah produksi Ivanhoe Pictures yang memproduksi film Crazy Rich Asians merekrut sutradara Joko Anwar untuk membuat film Indonesia. Rencananya akan ada tiga film sekaligus yang diproduksi Ivanhoe Pictures bersama Joko Anwar.

Ivanhoe Pictures juga menggandeng tiga perusahaan produksi lokal, BASE Entertainment, CJ Entertainment, dan Rapi Films. Keempat perusahaan itu nantinya akan bekerja sama mengembangkan proyek co-finance dan co-producing tiga judul film sekaligus.

Ketiga judul film tersebut adalah "Impetigore," "The Vow," dan "Ghost in the Cell." Semuanya akan disutradarai dan ditulis skenarionya oleh Joko Anwar.

Melalui akun Instagramnya, Selasa (11/9/2018), Joko mengatakan bahwa proyek tersebut akan menjadi kesibukkannya dalam beberapa tahun ke depan.

"Sebagian project film saya sampai beberapa tahun ke depan Ivanhoe Pictures yang berpusat di L.A. yang produce Crazy Rich Asian, The Wailing, The Chaser, Yellow Sea, etc," tulis Joko melengkapi keterangan foto yang ia unggah.

Baca juga: Joko Anwar Bawa Wewe Gombel Gentayangan ke Toronto International Film Festival 2018

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti dilansir dari Variety, Selasa (11/9/2018), ada tiga fitur teatrikal berbahasa Indonesia yang sedang dalam tahap pengembangan untuk memulai proses produksi.

"Ivanhoe dan CJ Entertainment dengan entitas lokal yang piawai Base Entertainment dan Rapi Films merupakan kerja sama yang menarik untuk perusahaan kami," ujar Presiden Ivanhoe Pictures John Penotti dikutip Kompas.com dari Variety, Selasa. 

Sama dengan Penotti, Shanty Harmayn, CEO yang salah satu pendiri Base Entertainment ingin kerja sama tersebut bisa memperluas pasar film di Indonesia dan internasional.

"Kami memiliki visi untuk menciptakan konten mengembangkan pasar di Indonesia, juga demi penonton internasional yang lebih luas," jelas Shanty. 

Dengan jumlah populasi penduduk Indonesia yang mencapai 260 juta jiwa, diharapkan hal ini bisa mendorong industri perfilman Tanah Air dan ekonomi kreatif.

sumber: https://www.google.co.id/amp/s/variety.com/2018/film/asia/ivanhoe-finds-partners-for-slate-of-films-from-indonesia-1202935558/amp/



Sumber Variety

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.