Ahmad Dhani Tak Hadir, Sidang Kasus Ujaran Kebencian Ditunda

Kompas.com - 01/10/2018, 16:37 WIB
Ahmad Dhani menjalani sidang kasus ujaran kebencian yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/9/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAhmad Dhani menjalani sidang kasus ujaran kebencian yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/9/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus ujaran kebencian yang menjerat terdakwa Ahmad Dhani kembali ditunda di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (1/10/2018).

Sidang ditunda karena Dhani dan seorang saksi yang dia akan hadirkan sama-sama tidak datang. Sejatinya sidang hari ini beragendakan pemeriksaan saksi dari pihak Dhani

"Terdakwa sama saksi tidak datang. Jadi ditunda," ujar Jaksa Sarwoto kepada awak media seusai sidang di PN Jaksel.

Baca juga: Ke Surabaya, Ahmad Dhani Tak Hadiri Sidang Kasus Ujaran Kebencian

Sarwoto mengatakan, sidang akan dilanjutkan pekan dengan agenda yang sama. Sementara itu, kuasa hukum Dhani, Hendarsam Marantoko mengatakan bahwa pentolan band Dewa 19 berhalangan hadir karena sedang ada keperluan di Surabaya, Jawa Timur.

Terkait keperluan Dhani di Surabaya, Hendarsam tidak bisa menjelaskannya. Dhani, kata Hendarsam, hanya menyebut ada pekerjaan yang harus dijalani.

"Ada kerjaan sih katanya, enggak tahu kalau sekalian," kata Hendarsam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dhani telah menghadirkan dua orang saksi. Mereka adalah Fahrul Fauzi Putra dan Ashabi Akhyar. Sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) telah menghadirkan 10 saksi baik fakta dan ahli.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X