Empat Hari sebelum Meninggal, Rudy Wowor Sempat Muntah Berflek Darah

Kompas.com - 05/10/2018, 14:55 WIB
Jenazah Rudy Wowor disemayamkan di rumah duka di Perumahan Pesona Kahyangan Blok DC, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/10/2018) siang.KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Jenazah Rudy Wowor disemayamkan di rumah duka di Perumahan Pesona Kahyangan Blok DC, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/10/2018) siang.

DEPOK, KOMPAS.com - Empat hari sebelum meninggal dunia di rumah sakit Meilia Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (5/10/2018), aktor senior Rudolf Canesius Soemolang Wowor atau dikenal dengan nama Rudy Wowor mengalami muntah darah.

Diketahui, dua tahun lalu dokter memvonis Rudy mengidap kanker prostat stadium akhir.

"Papa empat hari lalu dibawa ke rumah sakit karena Papa muntah keluar darah, muntahnya udah ada flek-flek darah gitu sih," kata putra Rudy, Michael Wowor, di Perumahan Pesona Kahyangan Blok DC, Depok, Jawa Barat, Jumat siang.

Saat itu, posisinya Rudy sedang menjalani perawatan di RS Meilia karena sudah dibawa ke sana dua pekan lalu.

Baca juga: Rudy Wowor Meninggal Dunia karena Kanker Prostat

"Memang kondisi terbaring di tempat tidur. Empat hari belakangan dapat perawatan intensif di RS. Baru tadi Papa masuk ICU, sudah enggak sadar. Meninggal jam 07.30," kata Michael.

Sebelum masuk rumah sakit, Rudy, menurut Michael sudah tak bisa menggerakkan kakinya selama enam bulan terakhir. Kondisinya terus menurun hingga pagi tadi.

"Kalau kondisi Papa enggak bisa jalan sudah kurang lebih satu tahun yang lalu. Tapi benar-benar yang enggak bisa jalan enam bulan belakanganlah," ujar Michael.

"Pas Papa meninggal itu, tadi dibangunin sama ibu jam setengah delapan. Ibu bilang, 'Mike, Papa sudah enggak ada'. Masih enggak nyangka. Langsung bilang Papa enggak usah dibawa ke rumah Cibubur, ke Depok aja. Biar bisa keluarga kumpul di sini," tambahnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X