Burgerkill dan Dead Squad Bakal Invasi Eropa - Kompas.com

Burgerkill dan Dead Squad Bakal Invasi Eropa

Kompas.com - 11/10/2018, 20:11 WIB
Jumpa pers Super Invasion di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).Doc.Megapro Communications Jumpa pers Super Invasion di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua grup band metalcore dari Indonesia, Burgerkill dan Dead Squad bakal menginvasi Eropa dengan musik mereka.

"Serbuan" ke Eropa ini merupakan bentuk kolaborasi Burgerkill, Deadsquad, dan Supermusic yang diwujudkan dalam program tur konser Super Invasion 2018.

Perwakilan dari Supermusic, Adjie Aditya Purwaka mengatakan bahwa Super Invasion 2018 akan mengguncang publik metal di Eropa lewat aksi dua band metalcore Tanah Air yang memiliki karakter berbeda.

"Lewat program Super Invasion, kami ingin menunjukkan dukungan kuat dan mendorong musisi Indonesia untuk memperluas eksistensi mereka ke mancanegara," kata Adjie dalam jumpa pers Super Invasion di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Sebelumnya, Supermusic telah mendukung band The Hydrant, The SIGIT, Mooner dan Kelompok Penerbang Roket (KPR) menginvasi benua Australia dan Amerika pada 2016 dan 2017.

"Kami mau nunjukkin konsistensi kami, itu makanya tahun 2018 ini kami mau jalanin lagi Super Invasion 2018," kata Adjie.

Baca juga: Hanya di Soundrenaline 2018, Lagu Merdu Mocca Dibumbui Screaming Vicky Burgerkill

Mengenai pemilihan dua band metalcore ini, Adjie menjabarkan alasannya. Menurut dia, Burgerkill dan Dead Squad sudah dikenal di Indonesia sehingga perlu diperkenalkan ke dunia yang lebih luas.

"Kalau ngomongin band metal di Indonesia itu siapa sih yang enggak kenal Dead Squad sama Burgerkill? Siapa sih yang enggak tahu tentang mereka. baik show-nya, albumnya, dan lain-lain," ujar Adjie.

"Tahun ini kita harus angkat mereka. Ini bisa jadi momentum dengan kolaborasi ini bisa kita kasih lihat ke dunia," lanjutnya.

Pada Super Invasion tahun ini, Burgerkill diagendakan bertolak dari Indonesia ke Perancis pada 15 Oktober 2018. Dua hari kemudian, pada 17 Oktober 2018, Deadsquad yang akan langsung menuju Austria.

Baca juga: Dead Squad, Zombie Ganas Serang Bali

Mereka akan menjalani tur masing-masing di sejumlah kota dan negara di Eropa. Deadsquad akan melakukan tur ke Austria, Jerman, Swiss, Perancis dan Belanda. Sedangkan Burgerkill bakal menyerbu negara-negara seperti Perancis, Belgia, Belanda, Jerman, Ceko, dan Polandia.

Kolaborasi antara Burgerkill dan Deadsquad akan terjadi di satu titik, yakni di Amsterdam, Belanda pada 25 Oktober 2018. Di Negeri Kincir Angin ini mereka akan tampil satu panggung.

Lebih lanjut, baik Burgerkill maupun Dead Squad sama-sama mengaku tak sabar untuk kolaborasi ini. Kedua dedengkot band metal di Indonesia ini merasa tak akan mendapat kendala berarti untuk mengawinkan musik mereka di atas panggung.

"Kami (Burgerkill) sudah satu frekuensi dengan Dead Squad, kayaknya gampang aja buat kolaborasi, kita ikuti saja alurnya nanti mau ke mana," kata vokalis Burgerkill, Vicky

"Penginnya ada perform spesial," lanjut Eben "Burgerkill".

"Ya ada fusion fusion atau cover lagu," timpal gitaris Dead Squad, Stevie Item.



Close Ads X